Di Kilang Pertamina Cilacap, Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat Terbang

  • 11 Sep 2026 13:17 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Cilacap - Kilang Cilacap, Jawa Tengah, menjadi salah satu fasilitas strategis Pertamina dalam pengembangan Sustainable Aviation Fuel atau SAF dengan memanfaatkan Used Cooking Oil atau UCO sebagai salah satu bahan bakunya. Pengembangan ini membuka peluang minyak jelantah yang selama ini dianggap limbah, diolah menjadi bagian dari rantai energi yang lebih berkelanjutan.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora mengatakan pengembangan SAF menjadi salah satu pembahasan dalam Pertamax Journey 2026 Kamis ( 10/9/2026) yang mempertemukan jurnalis dari berbagai wilayah operasional Pertamina Patra Niaga. Menurutnya, Kilang Cilacap memiliki kapasitas pengolahan mencapai 348 ribu barel per hari dan berperan penting dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Kilang Cilacap juga diproyeksikan menjadi proyek green refinery pertama di Indonesia yang difokuskan memproduksi bahan bakar ramah lingkungan dalam skala besar. Pengembangan tersebut diharapkan memperkuat kemandirian energi hijau sekaligus mendukung pengembangan SAF nasional.

Pemanfaatan minyak jelantah untuk bahan baku SAF sejalan dengan penerapan prinsip ekonomi sirkular. Limbah rumah tangga dapat memiliki nilai baru sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadirkan bahan bakar penerbangan yang lebih berkelanjutan.

Kitty mengatakan pengembangan SAF merupakan bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga menghadirkan produk energi yang relevan dengan perkembangan industri penerbangan. Ia menegaskan keberlanjutan dan ketahanan energi harus dibangun secara bersamaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....