FORSA Banyumas Ingatkan Ancaman Kebinekaan di Ruang Digital

  • 09 Sep 2026 17:52 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, PURWOKERTO - Forum Persaudaraan Lintas Iman atau FORSA Kabupaten Banyumas mengingatkan masyarakat untuk bijak menggunakan media sosial dalam menjaga kebinekaan. Pola komunikasi yang provokatif, khususnya yang membawa isu suku, agama, ras dan antargolongan atau SARA, dinilai dapat menjadi salah satu kerentanan di tengah masyarakat.

Ketua FORSA Kabupaten Banyumas, Musmualim kepada RRI mengatakan perkembangan teknologi membuat interaksi masyarakat tidak hanya berlangsung secara langsung, tetapi juga melalui ruang digital. Karena itu, kemampuan mengelola emosi dan menyaring informasi menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan antarwarga.

“Bijak di ruang maya, mengelola emosi agar tidak terpancing komentar negatif, serta menempatkan diri sesuai porsi,” ujar Musmualim

Menurut Mus, potensi kerentanan di masyarakat juga dapat muncul dari sisa perbedaan akibat pilihan politik maupun kepemimpinan. Sikap eksklusif atau merasa diri paling benar serta kecemburuan sosial-ekonomi juga perlu diantisipasi agar tidak berkembang menjadi konflik.

Di sisi lain, masyarakat Banyumas memiliki sejumlah kekuatan yang dapat menjadi modal dalam menjaga persatuan. Mus menyebut gotong royong, kearifan lokal dan ruang pertemuan informal seperti pasar tradisional, warung makan maupun tempat olahraga sebagai bagian dari kekuatan tersebut. Ia menilai ruang perjumpaan secara langsung dapat membuka kesempatan bagi masyarakat dari latar belakang berbeda untuk saling mengenal.

“Solidaritas sosial dan kemanusiaan, menolong sesama manusia tanpa bertanya apa agamanya lebih dulu,” Lanjutnya.

Menurutnya FORSA Banyumas mendorong masyarakat memanfaatkan ruang digital untuk menyebarkan narasi yang membangun persahabatan dan perdamaian. Upaya tersebut diharapkan dapat berjalan beriringan dengan penguatan interaksi sosial secara langsung di lingkungan keluarga, komunitas dan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....