Mahasiswa KKN Unugha Perkenalkan Rocket Stove Hemat Kayu Bakar di Desa Rejodadi
- 27 Agt 2026 10:21 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Cilacap — Persoalan pembuangan sampah masih menjadi perhatian di Desa Rejodadi, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap. Berdasarkan hasil observasi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap Kelompok 19, masih ditemukan kebiasaan membuang sampah tidak pada tempatnya. Kondisi tersebut juga diperkuat oleh keterangan Sekretaris Desa Rejodadi dan Kepala Dusun Mingad yang menyampaikan bahwa kebiasaan membuang sampah sembarangan masih terjadi di lingkungan masyarakat.
Selain kebiasaan membuang sampah sembarangan, belum tersedianya tempat pembuangan sampah yang memadai juga menjadi salah satu persoalan yang ditemukan mahasiswa selama melakukan observasi. Kondisi tersebut mendorong KKN UNUGHA Cilacap Kelompok 19 untuk menghadirkan kegiatan yang berkaitan dengan kepedulian lingkungan melalui penerapan teknologi tepat guna.
Berangkat dari kondisi tersebut, sebanyak 15 mahasiswa KKN Kelompok 19 melaksanakan kegiatan pembuatan dan uji coba tungku pembakaran (Rocket Stove) pada Senin 25 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja yang bertujuan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memberikan alternatif dalam proses pembakaran sampah tertentu.
Rocket Stove atau tungku pembakaran merupakan teknologi pembakaran yang dirancang dengan sistem aliran udara dan ruang pembakaran yang membuat proses pembakaran berlangsung lebih terarah. Dengan desain tersebut, panas dapat terkonsentrasi pada ruang pembakaran sehingga proses pembakaran dapat berlangsung secara lebih optimal.
Dalam kegiatan KKN ini, tungku pembakaran tersebut diarahkan untuk digunakan pada sampah tertentu, dengan harapan proses pembakaran dapat dilakukan secara lebih terarah dan asap yang dihasilkan dapat diminimalkan dibandingkan pembakaran secara terbuka. Ketua KKN Kelompok 19, Adza Harvi Algufron, mengatakan bahwa kegiatan tersebut disusun berdasarkan kondisi yang ditemukan mahasiswa selama melakukan observasi di lingkungan Desa Rejodadi.
“Kegiatan ini berangkat dari hasil observasi kami di lapangan, kami melihat masih adanya kebiasaan membuang sampah sembarangan, sementara tempat pembuangan sampah yang memadai juga belum tersedia. Karena itu, kami mencoba menghadirkan kegiatan yang berkaitan dengan persoalan lingkungan melalui pembuatan Rocket Stove,” ujar Adza.
Dalam pelaksanaannya, 15 mahasiswa KKN Kelompok 19 terlibat secara langsung dalam proses pembuatan tungku pembakaran tersebut. Setiap mahasiswa mengambil peran dalam tahapan kegiatan, mulai dari persiapan, perakitan, hingga penyelesaian alat.
Biharus Shidqi selaku penanggung jawab kegiatan menjelaskan bahwa tungku pembakaran atau Rocket Stove tersebut diperuntukkan bagi pembakaran sampah tertentu. Setelah proses pembuatan selesai, mahasiswa kemudian melakukan uji coba untuk memastikan alat dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi praktik penerapan teknologi tepat guna, tetapi juga menjadi pengalaman bagi mahasiswa untuk memahami persoalan lingkungan yang ditemukan secara langsung di lapangan,” ungkap Biharus.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar menghubungkan hasil observasi dengan program kerja yang bersifat praktis dan aplikatif. Pembuatan dan uji coba tungku pembakaran (Rocket Stove) diharapkan dapat menjadi salah satu langkah sederhana dalam meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan di Desa Rejodadi.
Mahasiswa KKN Kelompok 19 juga berharap masyarakat semakin memperhatikan persoalan sampah dan menghindari kebiasaan membuang sampah sembarangan. Melalui program tersebut, KKN UNUGHA Cilacap Kelompok 19 berupaya mengambil peran dalam merespons persoalan lingkungan di Desa Rejodadi.
Dengan memadukan teknologi tepat guna dan kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....