Pemenuhan Nutrisi Jadi Fondasi Generasi Emas 2045

  • 24 Jul 2026 13:20 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto – Generasi Emas 2045 menjadi cita-cita besar bangsa Indonesia untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global. Berbagai upaya terus dilakukan pemerintah melalui kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan tujuan tersebut. Salah satunya melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dihadirkan pada masa pemerintahan Presiden Prabowo sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas gizi generasi penerus bangsa.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) turut berperan sebagai media komunikasi dan informasi publik dalam menyosialisasikan pentingnya pemenuhan nutrisi bagi anak Indonesia. Hal ini diwujudkan melalui Forum Diskusi Publik bertajuk “Mewujudkan Generasi Emas Melalui Nutrisi yang Nyata”.

Forum tersebut menghadirkan Rahel Maryam Sayidina selaku Anggota Komisi I DPR RI, Dr. Gunalan AP, M.Si selaku Plt. Deputi Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional (BGN), serta Yanto, Ph.D., akademisi dari Fakultas Biosains, Teknologi, dan Inovasi Universitas Katolik Atma Jaya.

Dalam forum ini dibahas pentingnya pemenuhan nutrisi yang berkualitas dan merata bagi generasi Indonesia sebagai fondasi dalam mewujudkan Generasi Emas 2045. Rahel Maryam Sayidina menekankan bahwa, "Generasi emas bukan hak segelintir orang, ia adalah hak seluruh anak Indonesia." Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa pemerataan akses terhadap nutrisi yang baik merupakan kunci masa depan bangsa.

Pemenuhan nutrisi menjadi perhatian penting mengingat masih terdapat ketimpangan akses terhadap gizi berkualitas di kalangan anak Indonesia. Padahal, nutrisi berperan besar dalam mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, kreativitas, serta kemampuan belajar generasi muda. Oleh karena itu, program pemenuhan nutrisi diharapkan mampu menjadi solusi dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

Dr. Gunalan AP, M.Si mengatakan, “Program ini bukan sekadar memberikan makanan, melainkan upaya strategis untuk memastikan setiap anak mendapatkan nutrisi yang merata guna mewujudkan Generasi Emas 2045.” Menurutnya, Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya tentang penyediaan makanan, tetapi juga merupakan proses perbaikan kondisi anak secara bertahap yang mencakup aspek kesehatan, pendidikan, dan ekonomi lokal.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan program ini memerlukan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan keluarga, sekolah, hingga pelaku UMKM lokal. Dengan demikian, manfaat program tidak hanya dirasakan dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Generasi emas tidak sedang kita tunggu, tetapi sedang kita beri makan, kita didik, dan kita siapkan hari ini. Hari ini adalah penentu bagi Indonesia Emas di tahun 2045." Ujar Gunalan.

Pentingnya pemenuhan nutrisi juga dipertegas oleh Yanto, Ph.D. yang menyebut bahwa nutrisi merupakan investasi bagi sumber daya manusia bangsa. Ia mengatakan, “Nutrisi adalah kunci untuk membentuk sumber daya manusia yang berkualitas. Secara fisik, nutrisi yang cukup memastikan pertumbuhan tulang dan daya tahan tubuh yang baik. Secara kognitif, nutrisi mendukung perkembangan otak, peningkatan konsentrasi, daya ingat, dan kemampuan belajar.”

Para narasumber sepakat bahwa keberhasilan menuju Generasi Emas 2045 harus dimulai dari sekarang dengan memastikan seluruh anak Indonesia memiliki akses terhadap nutrisi yang berkualitas dan merata. Sebab, generasi unggul tidak hanya dibentuk melalui pendidikan, tetapi juga melalui pemenuhan gizi yang baik sebagai fondasi bagi masa depan bangsa. (Fauziyah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....