Srawung Berakhlak Mulia Dimulai dari Menjaga Lisan dan Menghormati Sesama
- 06 Jul 2026 11:49 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID. PURWOKERTO – Menjalin hubungan baik dengan sesama tidak cukup hanya dengan sering bertemu atau berkumpul. Dalam Islam, pergaulan atau srawung harus dilandasi akhlak mulia yang tercermin melalui sikap saling menghormati, menjaga lisan, serta menjauhi prasangka dan perilaku yang dapat merusak persaudaraan.
Pesan tersebut disampaikan KH. Mintaraga Eman S., Lc., M.A. dalam program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Purwokerto bertajuk "Srawung Kanthi Mulyaning Akhlak Bagian 5" yang disiarkan melalui kanal YouTube RRI Purwokerto.
| Baca juga: Bergaul Dengan Orang yang Berakhlak Mulia |
Dalam tausiyahnya, KH. Mintaraga menjelaskan bahwa hubungan antarmanusia merupakan bagian penting dari ajaran Islam. Karena itu, setiap muslim dituntut membangun kebiasaan baik dalam berinteraksi, mulai dari membiasakan salam dan berjabat tangan, menjaga kehormatan sesama, hingga menghindari ghibah, fitnah, dan adu domba. "Dalam agama kita, salaman itu bukan sekadar kebiasaan, tetapi ibadah yang memiliki keutamaan besar. Ketika dua orang muslim bertemu lalu berjabat tangan dengan tulus, Allah mengampuni dosa di antara keduanya," ujar KH. Mintaraga.
Ia mengingatkan juga bahwa kebiasaan membicarakan keburukan orang lain atau ghibah telah menjadi persoalan yang sering dianggap lumrah di tengah masyarakat. Padahal, Islam secara tegas melarang perbuatan tersebut karena dapat merusak kehormatan seseorang sekaligus mengikis pahala amal kebaikan."Hati-hati dengan ghibah. Jangan sampai menjadi kebiasaan.
Selain itu, KH. Mintaraga menekankan pentingnya menjaga adab antargenerasi. Menurutnya, generasi muda berkewajiban menghormati orang yang lebih tua, sementara generasi yang lebih tua harus memberikan kasih sayang, keteladanan, dan bimbingan kepada yang lebih muda. Sikap saling menghargai inilah yang menjadi fondasi terciptanya kehidupan bermasyarakat yang harmonis.
Ia juga mengajak masyarakat agar senantiasa ikhlas ketika diberi amanah untuk berbuat kebaikan di lingkungan sekitar. Amanah, sekecil apa pun, hendaknya dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan niat semata-mata untuk memperoleh ridha Allah SWT.
Melalui tema "Srawung Kanthi Mulyaning Akhlak Bagian 5", pendengar diajak merefleksikan bahwa akhlak mulia tidak hanya diwujudkan melalui ibadah kepada Allah SWT, tetapi juga melalui cara memperlakukan sesama manusia dalam kehidupan sehari-hari. Sikap saling menghormati, menjaga lisan, mempererat silaturahmi, dan menghindari perilaku yang menyakiti orang lain menjadi kunci terciptanya masyarakat yang damai, rukun, dan penuh keberkahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....