Akhlak Mulia Dibangun dari Lingkungan dan Kebiasaan Sehari-hari

  • 22 Jun 2026 07:49 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID,Purwokerto – Akhlak mulia tidak hadir secara instan, tetapi dibentuk melalui proses yang berlangsung terus-menerus dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, kepedulian, dan saling menghormati menjadi fondasi penting dalam membangun pribadi yang kuat di tengah tantangan kehidupan modern.

Hal tersebut disampaikan narasumber KH. Mintaraga Eman S., Lc., M.A. dalam program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Purwokerto bertajuk “Srawung Kanthi Mulyaning Akhlak Bagian 3” yang ditayangkan melalui kanal YouTube RRI Purwokerto. Dalam dialog tersebut, masyarakat diajak untuk melihat bahwa akhlak bukan hanya soal pengetahuan agama, tetapi juga bagaimana nilai itu hadir dalam tindakan nyata setiap hari.

Menurut KH. Mintaraga Eman, ukuran kemuliaan seseorang tidak hanya dilihat dari pendidikan, jabatan, atau pencapaian materi. Cara seseorang berbicara, bersikap, dan memperlakukan orang lain menjadi cerminan kualitas diri yang sesungguhnya. “Akhlak yang baik adalah cerminan keimanan seseorang. Ketika seseorang mampu menjaga tutur kata, sikap, dan perilakunya, maka ia sedang membangun kemuliaan bagi dirinya maupun lingkungan.”kata ustadz Mintaraga.

Ia juga menekankan bahwa perkembangan teknologi dan perubahan zaman perlu diimbangi dengan penguatan karakter. Kemajuan yang tidak dibarengi dengan akhlak yang baik dikhawatirkan akan kehilangan arah dan manfaat bagi kehidupan sosial.

Lebih lanjut, KH. Mintaraga menjelaskan bahwa keluarga, lembaga pendidikan, tokoh agama, dan lingkungan sekitar memiliki peran besar dalam membentuk akhlak sejak dini. Melalui tema Srawung Kanthi Mulyaning Akhlak, masyarakat diajak menjadikan akhlak sebagai karakter utama agar tercipta kehidupan yang harmonis, damai, dan saling menghargai.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....