BBPTUHPT Baturraden Gelar Market Sounding Pengadaan Bibit Sapi Perah
- 20 Jun 2026 10:04 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Upaya memperkuat sektor peternakan nasional terus dilakukan pemerintah. Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTUHPT) Baturraden, yang berada di Kabupaten Banyumas menggelar kegiatan Market Sounding dan Sosialisasi Persyaratan Teknis Bibit Sapi Perah serta Persyaratan Penyedia pada Kamis (18/6/2026) secara virtual melalui platform Zoom.
Kegiatan yang dipimpin langsung Kepala BBPTUHPT Baturraden Dani Kusworo, bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tersebut dihadiri Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Hary Suhada. Selain itu hadir perwakilan Kejaksaan Negeri Purwokerto, serta sembilan perusahaan importir sapi perah terkemuka.
Dalam paparannya, BBPTUHPT Baturraden dan PPK menjelaskan secara rinci spesifikasi teknis bibit sapi perah yang dibutuhkan. Termasuk standar genetik, kesehatan ternak, hingga persyaratan administrasi yang harus dipenuhi calon penyedia.
Kehadiran Kejaksaan Negeri Purwokerto dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen BBPTUHPT Baturraden dalam menerapkan tata kelola pengadaan yang transparan dan akuntabel. Pendampingan hukum diharapkan dapat memastikan seluruh tahapan pengadaan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku serta terhindar dari potensi permasalahan hukum.
Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak mengapresiasi langkah yang dilakukan BBPTUHPT Baturraden. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam menghadirkan bibit sapi perah unggul berkualitas tinggi ke Indonesia.
“Kolaborasi yang baik akan memastikan ketersediaan bibit ternak unggul yang mampu mendukung peningkatan produksi susu nasional, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak,” ujar Hary Suhada.
Dani menjelaskan dari tindak lanjut, proses pengadaan bibit sapi perah akan dilakukan melalui mekanisme Mini Kompetisi pada platform e-Katalog. Metode ini dipilih untuk menjamin proses pengadaan berlangsung lebih terbuka, kompetitif, dan efisien sehingga menghasilkan penyedia terbaik dengan harga yang wajar.
Melalui mekanisme tersebut, BBPTUHPT Baturraden berharap dapat memperoleh bibit sapi perah dengan kualitas genetik unggul yang mampu mendukung program pengembangan peternakan nasional dalam jangka panjang.
Selain itu, pengadaan ini juga menjadi bagian dari program penguatan kapasitas BBPTUHPT Baturraden melalui penambahan 600 ekor sapi perah di fasilitas pembibitan. Penambahan populasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan bibit sapi perah berkualitas bagi peternak di berbagai daerah.
“ Sebagai kelanjutan dari program ini, ke depannya kita telah menyusun rencana strategis untuk mereplikasikan keberhasilan Baturraden dengan membuka pusat pengembangan ternak sapi perah di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, yang dinilai memiliki potensi lahan dan lingkungan yang sangat mendukung."tutup Dani Kusworo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....