Memetik Hikmah Kisah Qurban Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail

  • 21 Mei 2026 13:47 WIB
  •  Purwokerto

RRI.Co.Id. Purwokerto – Menjelang Hari Raya Iduladha, Program “Mutiara Pagi” Pro 1 RRI Purwokerto menghadirkan tausiyah bertema Memetik Hikmah Kisah Qurban Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Ustaz Drs. KH. Achmad Kifni yang mengulas makna pengorbanan, keikhlasan, dan ketakwaan dalam ibadah qurban.

Dalam dialog tersebut, KH. Achmad Kifni menjelaskan bahwa kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS bukan sekadar sejarah, tetapi menjadi teladan tentang kepatuhan seorang hamba kepada Allah SWT. Menurutnya, pengorbanan terbesar bukan hanya menyembelih hewan qurban, melainkan bagaimana manusia mampu mengorbankan ego, keserakahan, dan kepentingan duniawi demi menjalankan perintah Allah.

“Qurban mengajarkan kita tentang keikhlasan dan ketaatan. Nabi Ibrahim memberikan contoh bahwa cinta kepada Allah harus berada di atas segala-galanya,” ujar KH. Achmad Kifni.

Ia menambahkan, keteladanan Nabi Ismail AS juga menunjukkan pentingnya sikap sabar dan patuh kepada orang tua selama berada dalam kebenaran dan tuntunan agama.

“Dari kisah ini kita belajar tentang keimanan dalam keluarga. Ada komunikasi, ada keikhlasan, dan ada kepasrahan kepada kehendak Allah SWT,” tambahnya.

Melalui program tersebut, masyarakat diajak memahami bahwa momentum Iduladha bukan hanya ritual penyembelihan hewan qurban, tetapi juga sarana memperkuat kepedulian sosial dan mempererat hubungan antar sesama.

Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail menjadi dasar sejarah ibadah qurban yang diperingati umat Islam setiap 10 Dzulhijjah. Nilai utama yang dapat dipetik yakni ketakwaan, kesabaran, serta kepedulian terhadap sesama melalui semangat berbagi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....