Kurban: antara Simbol dan Substansi

  • 05 Mei 2026 09:15 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID. Purwokerto – Program siaran religi Mutiara Pagi Pro 1 RRI Purwokerto kembali menghadirkan dialog inspiratif bertema “Kurban Antara Simbol dan Substansi”, Selasa (5/5/2026). Menghadirkan narasumber Ustadz Enjang Burhanudin Yusuf S, perbincangan ini mengajak masyarakat memahami makna kurban secara lebih mendalam, tidak hanya sebatas ritual, tetapi juga nilai spiritual di baliknya.

Dalam dialog tersebut, narasumber menekankan bahwa ibadah kurban tidak boleh dipahami hanya sebagai simbol penyembelihan hewan semata, melainkan harus menyentuh dimensi keikhlasan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Ustadz Enjang menjelaskan, esensi kurban terletak pada kesiapan manusia untuk mengorbankan hal-hal yang dicintai demi ketaatan kepada Tuhan.

Kurban itu bukan sekadar menyembelih hewan, tapi bagaimana kita menghadirkan keikhlasan dan ketakwaan dalam setiap pengorbanan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa nilai substansi kurban tercermin dalam kepedulian sosial, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, momentum Iduladha seharusnya menjadi sarana memperkuat solidaritas dan empati sosial.

Jangan hanya berhenti pada simbolnya, tapi harus sampai pada substansi, yaitu berbagi dan peduli kepada sesama,” tambahnya.

Program Mutiara Pagi sendiri merupakan salah satu siaran unggulan RRI yang konsisten menghadirkan pesan-pesan moral dan spiritual bagi masyarakat, sekaligus menjadi ruang refleksi nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui tema ini, RRI Purwokerto berharap masyarakat tidak hanya menjalankan ibadah kurban secara ritual, tetapi juga mampu menangkap makna mendalamnya, sehingga tercipta pribadi yang lebih ikhlas, peduli, dan bertakwa.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....