Pemkab Purbalingga Perkuat Infrastruktur Pertanian di Padamara

  • 13 Mar 2026 13:20 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purbalingga: Pemerintah Kabupaten Purbalingga terus memperkuat sektor ketahanan pangan melalui dukungan pembangunan infrastruktur pertanian di berbagai wilayah. Salah satu bentuk dukungan tersebut terlihat dari alokasi anggaran pembangunan di Kecamatan Padamara pada tahun 2026 yang sebagian digunakan untuk pembangunan jalan usaha tani.

Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani mengatakan sektor infrastruktur dan ketahanan pangan tetap menjadi prioritas pemerintah daerah pada tahun ini. Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan Tarawih Keliling Pemerintah Kabupaten Purbalingga putaran ke-8 di Masjid Baitul Muttaqin, Kecamatan Padamara.

“Di tahun 2026 ini sektor infrastruktur tetap menjadi perhatian pemerintah kabupaten. Namun demikian, sektor ketahanan pangan juga menjadi prioritas. Di wilayah Padamara, dukungan terhadap sektor pertanian diwujudkan melalui pembangunan jalan usaha tani,” kata Dimas, Rabu (11/3/2026).

Ia menjelaskan total anggaran pembangunan di Kecamatan Padamara pada tahun 2026 mencapai Rp5.084.994.680. Anggaran tersebut dialokasikan untuk berbagai kegiatan pembangunan yang mendukung sektor pertanian maupun peningkatan kualitas infrastruktur wilayah.

Beberapa kegiatan yang dibiayai antara lain pembangunan jalan usaha tani di Desa Mipiran senilai Rp47.734.680 serta jalan usaha tani RT 01 RW 01 Desa Kalitinggar sebesar Rp94.332.820. Selain itu, pembangunan jalan usaha tani juga dilakukan di Desa Karanggambas RT 03 RW 05 sebesar Rp165.934.840.

Pembangunan serupa juga dilakukan di Desa Karangjambe Dusun 1 RT 04 RW 01 dengan anggaran Rp165.934.840 serta di Desa Padamara Blok 14 senilai Rp142.067.500. Upaya tersebut diharapkan dapat mempermudah akses petani menuju lahan pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian.

Untuk mendukung ketersediaan air bagi lahan pertanian, pemerintah daerah juga mengalokasikan anggaran rehabilitasi jaringan irigasi D.I Limpakdau sebesar Rp770 juta. Selain itu dilakukan pula rehabilitasi Bendung D.I Barangwungkal sebesar Rp268.990.000.

“Di luar sektor pertanian, anggaran juga digunakan untuk peningkatan kualitas infrastruktur jalan, seperti pengaspalan Jalan Lingkar RT 03 dan 05 RW 02 Kelurahan Karangsentul sebesar Rp200 juta, rehabilitasi talud jalan Perumahan Puri Tama Desa Gemuruh Rp180 juta, serta pemeliharaan berkala sejumlah ruas jalan kabupaten,” ujar Dimas.

Ia menambahkan pemeliharaan berkala dilakukan di sejumlah ruas jalan kabupaten seperti Jalan Kedungwuluh–Padamara sebesar Rp1,85 miliar. Selain itu pemeliharaan juga dilakukan di Jalan Bojanegara–Babakan (Rupakpicis), Jalan Karangklesem–Dawuhan, serta Jalan Bojanegara–Dawuhan masing-masing sebesar Rp400 juta.

“InsyaAllah, pemkab berkomitmen membangun seluruh wilayah Purbalingga tanpa terkecuali. Mohon doanya agar kami, Fahmi-Dimas bisa istiqomah tidak menitikberatkan pada kepentingan politik atau golongan, tetapi merangkul seluruh masyarakat agar pembangunan bisa merata dan berkeadilan,” tuturnya.

Sementara itu Camat Padamara Tri Wibowo melaporkan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayahnya saat ini tetap terjaga dengan baik. Ia juga menyampaikan perkembangan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih yang tengah berjalan di sejumlah desa.

“Dari 13 desa dan satu kelurahan di Kecamatan Padamara, saat ini pembangunan koperasi tengah berlangsung di 10 titik. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa segera terealisasi,” ujar Tri Wibowo.

Ia menambahkan kondisi infrastruktur jalan di wilayah Padamara saat ini semakin baik dan nyaman dilalui masyarakat. Salah satunya ruas Karangkabur–Kalitinggar yang telah dilakukan overlay dan pengaspalan sehingga mendukung mobilitas warga serta aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....