Menteri KKP Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih Karang Duwur

  • 05 Mar 2026 13:26 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Kebumen : Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono meninjau langsung pembangunan fasilitas Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Karang Duwur, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Kamis (5/3/2026). Pembangunan fasilitas tersebut telah selesai dan disiapkan untuk mendukung aktivitas para nelayan setempat.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, secara umum pembangunan fasilitas di kawasan tersebut sudah berjalan baik, meski masih terdapat beberapa bagian yang perlu dilakukan perbaikan oleh kontraktor.

Menteri Trengono mengaku cukup terkesan saat pertama kali mengunjungi lokasi tersebut karena potensi wilayahnya yang dinilai sangat baik, terutama dengan banyaknya aktivitas kapal nelayan di kawasan tersebut.

Setelah pembangunan selesai, pengelolaan kawasan Kampung Nelayan Merah Putih akan dilakukan oleh Koperasi Desa Merah Putih. Pengelolaan tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, sekaligus membuka peluang integrasi dengan sektor pariwisata di wilayah Pantai Menganti.

Selain itu, pihaknya juga meminta agar fasilitas pendukung seperti distribusi es, untuk pembekuan ikan. Hingga tempat pendaratan ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dapat ditata lebih baik agar memudahkan aktivitas nelayan.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menjelaskan, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program nasional yang dilakukan secara bertahap. Dari total 100 titik yang dibangun, sebanyak 65 titik telah mencapai sekitar 98 persen penyelesaian, sementara 35 titik lainnya masih dalam proses pembangunan.

“ Program serupa sebelumnya telah diuji coba di Bineri dan menunjukkan hasil positif. Dalam dua tahun pelaksanaan uji coba tersebut, produktivitas nelayan meningkat hingga lebih dari 78 persen, sementara pendapatan mereka naik lebih dari 105 persen,”kata Menteri Trengono.

Berdasarkan hasil tersebut, program Kampung Nelayan Merah Putih kemudian diusulkan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk diperluas secara nasional. Pada tahun ini, pemerintah merencanakan pembangunan sekitar seribu titik kampung nelayan dengan anggaran mendekati Rp6 triliun.

Sementara itu, Ketua Koperasi Merah Putih Desa Karang Duwur Miftahudin mengatakan fasilitas yang dibangun Kementerian Kelautan dan Perikanan sangat membantu aktivitas para nelayan yang jumlahnya mencapai lebih dari 600 orang.

“ Selama ini, kebutuhan es untuk menjaga kesegaran ikan harus didatangkan dari pabrik es di Logending maupun Cilacap dengan harga sekitar Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per balok,” kata Miftahudin.

Dengan adanya pabrik es di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih yang menggunakan teknologi es slurry, nelayan diharapkan dapat lebih mudah mendapatkan pasokan es dengan kualitas yang lebih baik.

Fasilitas pabrik es tersebut telah dilakukan uji coba dan mampu menghasilkan es dengan kualitas baik untuk mendukung aktivitas penangkapan ikan. Miftahudin menambahkan, komoditas utama hasil tangkapan nelayan di Karang Duwur adalah ikan layur dan kakap putih.

Pada musim layur, satu nelayan bisa memperoleh tangkapan antara 30 hingga 40 kilogram per hari. Sepanjang tahun 2025, nilai transaksi di TPI Karang Duwur tercatat mencapai sekitar Rp39 miliar.

“ Ke depan, hasil tangkapan nelayan akan dikelola secara kolaboratif antara koperasi dan para pedagang ikan yang selama ini sudah beroperasi, sehingga tidak terjadi monopoli dan tetap menjaga keberlangsungan usaha para pelaku UMKM setempat,” tambah Miftahudin.

Dalam pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Karang Duwur, Kementerian Kelautan dan Perikanan membangun berbagai fasilitas pendukung, di antaranya ruang produksi es dengan kapasitas hingga 100 ton per hari, ruang penyimpanan ikan beku, pusat kuliner, serta perbaikan Tempat Pelelangan Ikan Karang Duwur.

Selain itu, kawasan tersebut juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang lain yang diharapkan dapat mendukung aktivitas perikanan sekaligus pengembangan sektor pariwisata di wilayah tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....