Indosat Buktikan Keandalan Jaringan saat Lebaran 2026

  • 27 Mar 2026 15:03 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas — Indosat Ooredoo Hutchison (IOH),membuktikan keandalan jaringannya pada momen Lebaran 2026. Selama periode Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, Indosat mencatat lonjakan trafik data lebih dari 20 persen dibandingkan periode mudik tahun sebelumnya (year-on-year).

Lonjakan trafik tertinggi terjadi pada rute Jakarta menuju Jawa Barat yang meningkat lebih dari 22 persen, serta menuju Jawa Tengah yang melonjak lebih dari 37 persen. Peningkatan ini mencerminkan tingginya kebutuhan konektivitas masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran.

Director and Chief Technology Officer Indosat, Desmond Cheung, mengatakan bahwa periode mudik menjadi ujian utama bagi ketangguhan jaringan perusahaan.Meski terjadi lonjakan signifikan, Indosat memastikan kualitas jaringan tetap stabil. Hal ini ditunjukkan dengan penurunan downtime hingga 20 persen selama periode Lebaran 2026.

Sebagai perusahaan berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI-TechCo), Indosat mengoptimalkan jaringan di 77 jalur mudik yang mencakup 36 ruas tol, 31 jalur non-tol, serta 10 jalur kereta api dengan total panjang sekitar 8.121 kilometer. Selain itu, sebanyak 797 titik strategis turut dipantau secara intensif.

Pemantauan jaringan dilakukan selama 24 jam oleh lebih dari 2.500 engineer yang tersebar di 46 kantor cabang dan 16 posko siaga di seluruh Indonesia.

“Periode mudik dan arus balik Lebaran merupakan ujian sesungguhnya bagi ketangguhan jaringan kami. Pencapaian ini mencerminkan upaya berkelanjutan kami dalam memperkuat kualitas dan keandalan jaringan di seluruh Indonesia,” ujarnya dalam keterangan pers Jumat ( 27/3/2026).

Data internal Indosat menunjukkan layanan yang paling banyak diakses pelanggan selama mudik adalah pesan instan, media sosial, dan video streaming. Aplikasi dengan lonjakan tertinggi antara lain WhatsApp, YouTube, dan TikTok.

Di wilayah Jawa Tengah, peningkatan trafik tertinggi tercatat di Brebes dengan kenaikan mencapai 71,6 persen atau setara 464 terabyte. Disusul Cilacap dan Tegal yang masing-masing mengalami kenaikan sebesar 59,3 persen dan 48,6 persen. Secara keseluruhan, trafik data di Jawa Tengah meningkat 34,8 persen dibandingkan hari biasa.

Head of Circle Java Indosat, Fahd Yudhanegoro, menyebut peningkatan tersebut menjadi bukti keberhasilan perusahaan dalam menghadirkan jaringan andal di lokasi prioritas dan jalur mudik.Indosat juga mengandalkan teknologi AI.

Untuk memantau trafik secara real-time, memprediksi kepadatan, serta mengoptimalkan kapasitas jaringan secara otomatis. Sistem ini mampu mengidentifikasi potensi lonjakan trafik lebih dari 60 persen lebih cepat, sehingga penyesuaian dapat dilakukan secara proaktif.

Dari sisi infrastruktur,lanjutnya perusahaan telah meningkatkan kapasitas di lebih dari 7.000 site serta membangun lebih dari 1.600 site baru sejak April 2025. Selain itu, lebih dari 75 Mobile BTS disiagakan di jalur mudik untuk mendukung konektivitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....