Jalur Ajibarang Tersendat, Masyarakat Diimbau Lewat Purbalingga-Pemalang
- 24 Mar 2026 16:17 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Menjelang sore hari, kondisi lalu lintas di Simpang SPBU Ajibarang pada H+2 Lebaran 2026, Selasa (24/3/2026) mulai padat. Berdasarkan pantauan dari depan Pos Pam Ajibarang pada pukul 14.00 WIB, arus kendaraan dari arah Purwokerto dan Wangon menuju Bumiayu tampak tersendat.
Kapolsek Ajibarang AKP Karseno Tri Waluyo menyampaikan bahwa, kepadatan terjadi karena meningkatnya volume kendaraan. Kendaraan yang melintas di ruas Jalan Ajibarang-Bumiayu lebih ramai dibanding pagi dan siang hari.
Ia menambahkan, kemacetan di jalur Ajibarang, khususnya di Simpang SPBU Ajibarang, tidak terjadi secara konstan, tetapi di jam-jam tertentu. Meski demikian, Kapolsek mengimbau masyarakat yang akan kembali ke perantauan agar mencari rute alternatif untuk menghindari kemacetan di Jalan Raya Ajibarang-Bumiayu.
“Kami mengimbau masyarakat yang akan balik ke Jakarta, silakan bisa mengambil jalur Purbalingga-Pemalang, sehingga tidak terjebak kemacetan di daerah Ajibarang,” ucap AKP Karseno.
Pihak kepolisian memprediksi puncak arus balik di jalur Ajibarang terjadi dua kali. Pengamat Wilayah (Pamatwil) Barat Banyumas AKBP Subeno mengatakan, gelombang pertama arus balik terjadi mulai terjadi pada Senin petang kemarin dan diperkirakan terus berlangsung hingga Selasa hari ini. Sementara itu, gelombang kedua diprediksi berlangsung pada akhir pekan, yakni 28 hingga 29 Maret 2026.
“Kami prediksi puncak arus balik terjadi mulai Senin malam sampai Selasa. Kemudian karena ada beberapa kantor yang menerapkan work from anywhwhere (WFA), waktunya jadi lebih fleksibel, sehingga puncak arus balik kedua kemungkinan terjadi pada Sabtu-Minggu ini,” ucap Subeno.
Polresta Banyumas telah menyiagakan personel di sejumlah titik rawan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas. AKBP Subeno menyebutkan, di sepanjang jalur Ajibarang hingga Bumiayu terdapat 23 titik penggalan jalan yang menjadi fokus pengamanan selama arus balik Lebaran.
Selain itu, pemasangan water barrier juga dilakukan di sejumlah titik guna mencegah kendaraan berputar balik sembarangan yang dapat memicu kemacetan, salah satunya di depan Pos Pam Ajibarang.
“Kami siagakan tim Raimas dan Raicat untuk mengurai kepadatan. Selain itu, kami juga menempatkan dua personel di setiap penggalan jalan untuk memperlancar arus lalu lintas,” ujar Subeno.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....