Arus Balik Mulai Tersendat, Pemudik Diminta Tak Abaikan Keselamatan

  • 23 Mar 2026 23:32 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik Lebaran diimbau untuk mengutamakan keselamatan, seiring mulai meningkatnya pergerakan kendaraan di sejumlah jalur, termasuk kawasan Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah.

Kepala Pos Pengamanan Ajibarang Iptu Rasono mengatakan, pemudik diharapkan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan kembali ke perantauan.

Selain itu, pengendara juga diminta untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan guna menjaga kelancaran arus kendaraan.

“Pengendara kami imbau untuk tetap berhati-hati di jalan, patuhi rambu lalu lintas, dan ikuti arahan petugas agar perjalanan tetap aman dan lancar,” ujar Rasono kepada RRI, Senin (23/3/2026).

Iptu Rasono juga mengingatkan pemudik agar tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi tubuh lelah. Masyarakat disarankan untuk beristirahat di rest area maupun posko-posko Lebaran yang telah disediakan di sepanjang jalur arus balik.

“Kalau merasa lelah, silakan beristirahat di rest area atau pos pengamanan yang tersedia,” ucapnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di Simpang Tiga SPBU Ajibarang hingga H+1 Lebaran, kondisi arus lalu lintas masih terpantau ramai lancar pada siang hari. Kendaraan yang melintas didominasi mobil dan sepeda motor pribadi, baik untuk keperluan silaturahmi maupun wisata.

Namun, pada sore hingga malam, volume kendaraan meningkat hingga menimbulkan kemacetan. Kendaran dari arah Purwokerto dan Wangon menuju Pantura atau Bumiayu melaju tersendat, bahkan nyaris tak bergerak.

Kondisi tersebut memang sudah diperkirakan sebelumnya. Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) Barat Banyumas AKBP Subeno mengatakan bahwa puncak arus mudik di jalur Ajibarang terjadi mulai Senin malam ini hingga Selasa (24/3/2026), serta tanggal 28-29 Maret 2026.

“Kami prediksi puncak arus balik mulai malam ini sampai Selasa besok. Kemudian karena ada beberapa kantor yang menerapkan work from anywhere (WFA), waktunya jadi lebih fleksibel, sehingga puncak kedua kemungkinan terjadi pada Sabtu dan Minggu,” ujar Subeno. (FR).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....