Arus Balik Mulai Terasa, Jalur Ajibarang Ramai Lancar

  • 23 Mar 2026 17:56 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Kondisi arus lalu lintas di Simpang Tiga SPBU Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah terpantau ramai lancar pada H+1 Lebaran, Senin (23/3/2026) siang. Jalur yang menjadi titik temu kendaraan dari arah Purwokerto dan Wangon menuju jalur Pantura atau Bumiayu ini belum menunjukkan lonjakan arus balik yang signifikan.

Berdasarkan pantauan di lokasi sampai pukul 14.00 WIB, kendaraan dari Purwokerto dan Wangon menuju Bumiayu terpantau mengalir tanpa hambatan berarti. Hal yang sama terlihat pada arus kendaraan dari arah sebaliknya.

Meski secara umum lancar, sempat terjadi perlambatan arus kendaraan yang menuju arah Bumiayu. Titik hambatan berada sekitar 500 meter dari Simpang SPBU Ajibarang, tepatnya di area persimpangan dekat Jembatan Timbang Ajibarang, yang mengakibatkan antrean kendaraan pendek.

Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) Barat Banyumas AKBP Subeno menjelaskan bahwa secara umum volume kendaraan di jalur Ajibarang meningkat dibanding hari sebelumnya. Namun, kendaraan yang melintas saat ini masih didominasi mobil dan sepeda motor pribadi yang digunakan masyarakat untuk bersilaturahmi maupun berwisata.

“Ada peningkatan volume kendaraan dari hari sebelumnya, meski tidak banyak. Untuk arus relati lancar, hanya ada sendatan-sendatan karena ramainya kendaraan-kendaraan lokal dari Banyumas dan sekitarnya yang melaksanakan silaturahmi maupun rekreasi,” ujar AKPB Subeno kepada RRI.

Pihak kepolisian memprediksi puncak arus balik di jalur Ajibarang terjadi dua kali. Gelombang pertama akan dimulai Senin petang ini sampai Selasa (24/3/2026), kemudian gelombang kedua pada 28-29 Maret 2026.

“Kami prediksi puncak arus balik terjadi mulai malam ini sampai Selasa besok. Kemudian karena ada beberapa kantor yang menerapkan work from anywhwhere (WFA), waktunya jadi lebih fleksibel, sehingga puncak arus balik kedua kemungkinan terjadi pada Sabtu-Minggu ini,” ucap Subeno.

Petugas juga telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi jika terjadi lonjakan volume kendaraan. Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan, termasuk penempatan personel di titik-titik rawan kemacetan.

“Kami siagakan tim Raimas (pengurasi massa) dan Raicat (pengurai kemacetan). Kami juga menyiapkan dua petugas di setiap penggalan jalan untuk memperlancar arus. Di sini sampai dengan Bumiayu ada 23 titik penggalan jalan,” kata Subeno.

Masyarakat yang akan kembali ke perantauan diimbau untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima serta selalu mematuhi peraturan lalu lintas. Pengendara juga disarankan untuk beristirahat di rest area atau posko-posko Lebaran yang tersedia apabila merasa lelah, sebelum melanjutkan perjalanan. (FR).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....