Polresta Banyumas Siagakan Tim Urai dan Delapan Strong Point untuk Arus Mudik
- 19 Mar 2026 23:48 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Polresta Banyumas menyiagakan tim urai di setiap kecamatan serta delapan titik strong point untuk mengantisipasi kepadatan arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan guna memastikan kelancaran lalu lintas di jalur utama maupun kawasan rawan keramaian.
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus Parningotan Silalahi mengatakan, pengamanan difokuskan pada titik-titik yang berpotensi mengalami lonjakan kendaraan, seperti pusat perbelanjaan dan objek wisata. Selain itu, kehadiran tim urai di tiap kecamatan diharapkan mampu merespons cepat jika terjadi kemacetan.
“Setiap kecamatan akan ada tim urai dan kami menempatkan delapan strong point di titik-titik yang berpotensi ramai,” jelasnya.
Pihak kepolisian juga memperkenalkan layanan travel assistant “Koridor”, sebuah inovasi chatbot Sipolan (Sistem Informasi Polisi Lalu Lintas) dari Ditlantas Polda Jawa Tengah. Layanan berbasis WhatsApp ini dapat membantu pemudik memperoleh informasi kondisi lalu lintas, fasilitas perjalanan, hingga terhubung dengan call center kepolisian.
Untuk mengakses layanan tersebut, pemudik dapat memindai kode QR yang tersedia di rest area, pos polisi, maupun media sosial resmi Polda Jawa Tengah.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Banyumas memastikan arus mudik serta ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) dalam kondisi aman menjelang Idulfitri. Kepastian tersebut disampaikan Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono usai melakukan pemantauan di sejumlah titik, Selasa (17/3/2026).
Pemantauan dilakukan di Pos Pengamanan Alun-Alun Purwokerto, Pos Pelayanan Stasiun Purwokerto, Pasar Manis, Pasar Wage, hingga Pos Pengamanan Ajibarang dan Wangon. Dari hasil pantauan, sejumlah komoditas seperti daging sapi dan cabai mengalami kenaikan harga, meski ketersediaannya dipastikan aman.
“Untuk cabai memang naik turunnya sangat fluktuatif. Namun kami pastikan ketersediaannya aman,” ujar Sadewo.
Selain itu, kesiapan pos pengamanan dinilai sudah cukup baik berkat kolaborasi TNI, Polri, dan perangkat daerah. Pemerintah juga menyiapkan langkah antisipasi seperti penanganan pohon tumbang serta perbaikan jalan rusak selama arus mudik.
“Sampai chainsaw (gergaji mesin) pun disiapkan karena saat ini masih musim pancaroba. Kalau ada pohon tumbang bisa langsung ditangani,” kata Sadewo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....