Arus Mudik lewat Jalur Selatan Cilacap Mulai Naik, Didominasi Sepeda Motor
- 17 Mar 2026 15:57 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Cilacap : Memasuki arus mudik H-4 Lebaran, pergerakan kendaraan di jalur selatan mulai menunjukkan peningkatan. Pantauan di Pos Pengamanan Lebaran Polresta Cilacap yang berada di simpang tiga Sampang, Kecamatan Sampang, arus lalu lintas terpantau ramai namun masih lancar.
Simpang Sampang menjadi salah satu titik penting dalam jalur mudik selatan. Lokasi ini merupakan pertemuan arus kendaraan dari wilayah barat seperti Tasikmalaya dan Bandung menuju arah timur seperti Kebumen hingga Yogyakarta. Selain itu, jalur ini juga dilintasi kendaraan dari kawasan selatan, mulai dari Pangandaran, Patimuan, Sidareja, hingga Kesugihan yang mengarah ke Yogyakarta.
Seiring mendekatnya Hari Raya, jumlah kendaraan pemudik yang melintas terus bertambah. Kendaraan roda dua maupun roda empat dengan pelat nomor luar daerah mulai mendominasi, terlihat dari barang bawaan khas pemudik yang memenuhi kendaraan.
"Arus pemudik masih landai, meski sudah terlihat para pemudik yangbmelintas dan didominasi oleh kendaraan roda dua," ukar Kaepala Pos Pengamanan Sampang, Iptu Adim Haryoko, Selasa (17/3/2026).
Meski demikian, arus lalu lintas saat ini masih didominasi aktivitas warga lokal. Kepadatan terjadi terutama di sekitar simpang Sampang yang berdekatan dengan pasar dan pusat pertokoan, yang ramai dikunjungi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan Lebaran.
Diperkirakan, lonjakan signifikan arus mudik akan mulai terjadi pada malam hari, seiring dimulainya cuti bersama bagi para pekerja, termasuk aparatur sipil negara.
"Diperkirakan mulai nanti malam arua mulai meningkat, seiring dengan besok sudah mulai cuti Lebaran," katanya.
Pihak kepolisian juga mengingatkan sejumlah titik rawan kemacetan di jalur ini. Di antaranya mulai dari simpang Sampang hingga perlintasan kereta api Randegan. Selain pengaruh lampu lalu lintas, kepadatan juga dipicu tingginya frekuensi perjalanan kereta api selama masa mudik.
Selain itu, potensi kemacetan juga perlu diwaspadai di ruas Jalan Bhayangkara, Kecamatan Majenang, yang kerap dipadati aktivitas pasar tumpah.
Tak hanya kemacetan, pemudik yang melintasi jalur selatan dari perbatasan Jawa Barat menuju Yogyakarta juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap telah memetakan sejumlah titik rawan longsor dan banjir, yang mayoritas berada di wilayah barat Cilacap.
Beberapa titik rawan tersebut berada di jalur nasional, di antaranya ruas Mergosari di Kecamatan Dayeuhluhur, Wanareja, hingga Karangpucung.
Sebagai langkah antisipasi jika terjadi gangguan akibat bencana, kepolisian telah menyiapkan jalur alternatif. Kendaraan dapat dialihkan melalui jalur Cukangleuleus–Cipari–Sidareja yang menghubungkan Jalur Pantai Selatan dengan jalur lintas selatan menuju arah Jeruklegi.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, diharapkan arus mudik di jalur selatan Cilacap dapat tetap berjalan lancar dan aman, meski volume kendaraan terus meningkat menjelang puncak mudik Lebaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....