Terjadi Peningkatan Arus Kendaraan Pemudik di Purbalingga 10 hingga 15 Persen

  • 16 Mar 2026 16:37 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purbalingga - Arus mudik di jalur Simpang Empat Sirongge sebagai titik pertemuan arus dari arah Pemalang, Purbalingga, Banjarnegara dan Banyumas terpantau cukup ramai lancar, jika dibandingkan dengan H-7 maupun H-6 kemarin, arus lalu lintas jauh lebih padat dan ramai.

Di Simpang Empat Sirongge terpantau arus kendaraan pemudik mengalami peningkatan volume kendaraan sekitar 10 hingga 30persen, dengan kondisi lalu lintas yang terlihat ramai namun tetap lancar yang ditandai dengan kendaraan berplat nomor luar daerah mulai berdatangan dari arah Tol Pemalang.

AKP Gharasa Zahra Zahirah mengatakan, di Simpang Empat Sirongge sudah dilalui kendaraan pemudik namun belum dilaksanakan penarikan arus karena masih lancar dan belum ada antrian kendaraan yang panjang.Kasatlantas menuturkan diperkirakan peningkatan arus mudik dari arah Pemalang menuju ke Purbalingga akan signifikan dua hari menjelang lebaran.

"H-2 dua nanti tanggal 18, akan ada peningkatan arus mudik dari arah Pemalang," katanya.

Pihaknya mengaku, petugas Satlantas Polres Purbalingga stanby mengantisipasi pelambatan arus yang berada di 11 titik titik strong poin sepanjang jalur Mudik dari arah Karangreja hingga Simpang Empat Sirongge.

"Terkait pelambatan arus kami sudah mengantisipasi, menyiapkan 11 titik strong point kami bangun strong point 11 dari selaganggeng hingga sirongge, jika terjadi pelambatan arus, bertugas mengurai pelambatan arus tersebut," ucapnya.

Kasatlantas mengimbau kepada pemudik dari arah Tol Pemalang yang akan melintas di jalur kabupaten Purbalingga, tetap berhati hati dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara.

"Sebab dari arah Pemalang menuju ke Bayeman Karangreja hingga jalan raya selaganggeng merupakan jalur rawan kecelakaan maupun rawan kemacetan," imbuh Kasatlantas.

Sementara itu, bagi pemudik yang melintas di jalur mudik Purbalingga ini jika merasa lelah, pusing bahkan membutuhkan pertolongan medis dapat menghubungi call center 110 untuk mendapatkan pelayanan kesehatan maupun pertolongan Pertama oleh pihak kepolisian dan tenaga kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....