Purbalingga Gelar Apel Operasi Ketupat Candi 2026
- 12 Mar 2026 14:54 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purbalingga: Pemerintah Kabupaten Purbalingga bersama jajaran kepolisian dan instansi terkait menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan masyarakat dapat menjalani mudik dan merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman. Kesiapan tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Candi 2026” di halaman Satpas Polres Purbalingga, Kamis (12/3/2026).
Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif mengatakan apel gelar pasukan menjadi bentuk pengecekan kesiapan personel serta sarana dan prasarana yang akan terlibat dalam pengamanan mudik Lebaran. Kegiatan tersebut juga menjadi wujud sinergitas lintas sektor dalam mendukung kelancaran arus mudik dan perayaan Idul Fitri.
“Apel gelar pasukan ini merupakan suatu bentuk pemeriksaan terhadap kesiapan personel maupun sarana dan prasarana sekaligus wujud komitmen dan sinergitas lintas sektor dalam rangka mensukseskan Operasi Ketupat 2026. Sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib, dan lancar,” ujarnya.
Selain pengamanan lalu lintas, pemerintah juga berupaya menjaga ketersediaan energi selama periode mudik Lebaran. Berdasarkan data Pertamina, stok BBM dan LPG secara nasional masih mencukupi sehingga masyarakat diimbau membeli sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying.
Kapolres Purbalingga AKBP Anita Indah Setyaningrum menjelaskan Operasi Ketupat Candi 2026 akan berlangsung selama 13 hari mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18–19 Maret, sedangkan arus balik diprediksi berlangsung pada 24–25 Maret 2026.
“Hari ini kami dari Polres Purbalingga melaksanakan kegiatan gelar pasukan Operasi Ketupat yang dipimpin oleh Bapak Bupati dengan melibatkan berbagai stakeholder, TNI-Polri dan instansi lainnya. Harapannya saat pelaksanaan Operasi Ketupat Candi nanti dapat berjalan baik dan lancar melalui komunikasi dan koordinasi seluruh pihak,” katanya.
Dalam operasi tersebut, Polres Purbalingga menyiapkan sejumlah pos pengamanan dengan fasilitas tempat istirahat, ruang laktasi, wifi gratis, serta makanan dan minuman ringan bagi pemudik. Selain itu juga disediakan layanan kesehatan bergerak, bengkel siaga mudik, kendaraan derek dan towing, hingga titik pengisian daya kendaraan listrik di sejumlah lokasi.
Polres juga membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis di pos terpadu Alun-Alun Purbalingga dan pos pengamanan Karangreja. Masyarakat yang mudik juga dapat memanfaatkan layanan penitipan kendaraan gratis di Polres dan Satpas Purbalingga untuk meningkatkan keamanan selama meninggalkan rumah.
Dalam kesempatan tersebut, Polres Purbalingga juga memusnahkan 2.077 botol minuman keras hasil Operasi Pekat yang dilaksanakan selama 20 hari sejak 17 Februari hingga 8 Maret 2026. Langkah itu menjadi bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Ramadan dan Idul Fitri agar wilayah Purbalingga tetap aman, nyaman, dan kondusif.