Operasi Keselamatan Candi 2026 Resmi Berakhir

  • 15 Feb 2026 16:29 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas — Operasi Keselamatan Candi 2026 yang digelar Polda Jawa Tengah resmi berakhir pada Minggu (15/2/2026) pukul 24.00 WIB. Selama 14 hari pelaksanaan, kepolisian mencatat adanya peningkatan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas melalui pendekatan edukatif dan humanis.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, mengatakan keberhasilan operasi tidak semata diukur dari jumlah penindakan, tetapi dari tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk tertib di jalan raya.

“Hari ini Operasi Keselamatan Candi 2026 resmi ditutup. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga Jawa Tengah yang telah menunjukkan komitmen untuk tertib berlalu lintas. Keselamatan anda adalah prioritas kami,” ujarnya di Mapolda Jateng, Minggu siang.

Selama dua pekan, jajaran kepolisian melaksanakan berbagai kegiatan, mulai dari edukasi ke sekolah melalui Dikmas Lantas, dialog dengan pengemudi di rest area, hingga layanan kesehatan bagi pengemudi angkutan. Upaya tersebut bertujuan membangun kesadaran kolektif sekaligus menyentuh sisi kemanusiaan pengguna jalan.

Berdasarkan rekapitulasi data hingga hari terakhir, masih ditemukan puluhan ribu pelanggaran lalu lintas yang didominasi usia produktif. Namun demikian, tren penggunaan helm berstandar SNI serta kepatuhan untuk tidak melawan arus menunjukkan perbaikan di sejumlah titik pantauan.

“Kami menyadari bahwa mengubah perilaku dan kebiasaan tidak bisa instan. Namun, melalui operasi ini, kita berupaya meletakkan pondasi pendidikan karakter dan disiplin berlalu lintas, terutama bagi generasi muda yang merupakan investasi masa depan bangsa,” tambahnya.

Dengan berakhirnya operasi ini, Polda Jateng bersiap menghadapi tantangan pengamanan bulan suci Ramadhan dan arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Kepolisian berharap budaya tertib berlalu lintas tetap terjaga demi kelancaran dan keselamatan bersama.

“Disiplin jangan kendur. Jangan tertib hanya karena ada petugas atau saat operasi berlangsung. Mari kita jadikan Jawa Tengah sebagai contoh wilayah yang beradab dan selamat di jalan raya,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....