Sejarah Pekan Tilawatil Qur'an RRI

  • 19 Mar 2024 14:37 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas: Pekan Tilawatil Quran RRI merupakan festival keagamaan Islam pada tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Radio Republik Indonesia. PTQ pertama kali diselenggarakan pada 1968 di Makassar. Kegiatan ini awalnya bertajuk ‘Musabaqoh Tilawatil Quran’ atau MTQ.

Kegiatan ini berkonsep sebagai ajang seni membaca ayat suci Al- Qur’an dalam tingkat nasional. Gagasan adanya MTQ berasal dari Muhammad Sani yang saat itu menjabat sebagai Kepala RRI Makassar, pada tahun 1967. Ia menyampaikan gagasannya tersebut kepada Walikota Makassar yang saat itu menjabat, yaitu H. Daeng Tatompo.

Gayung bersambut, gagasan penyelenggaraan MTQ RRI pun ditindaklanjuti oleh Gubernur Sulawesi Selatan saat itu, yaitu Ahmad Lamo. Bahkan, ia menginginkan MTQ menjadi perlombaan yang bersifat nasional, tidak hanya menjadi kegiatan internal RRI.

Penyelenggaraan MTQ yang pertama ini dilaksanakan di Masjid Raya Makassar. Pada saat itu, hanya ada 1 nomor saja yang dilombakan, yaitu nomor Tilawah Dewasa.

Juara MTQ pertama di Makassar adalah Ahmad Sahid dari Jawa Barat dan Muhammadong dari Makassar. Selanjutnya, penyelenggaraan MTQ RRI dilakukan bersama-sama dengan Kementerian Agama. Pelaksanaan lomba pun dilakukan di beberapa kota di Indonesia.

Nama MTQ kemudian berubah menjadi PTQ atau Pekan Tilawatil Quran ketika penggagasnya, Muhammad Sani, menginginkan penyelenggaraan lomba tetap dilakukan pada bulan Ramadan. Pasalnya, juara lomba akan melantunkan ayat suci Al-Qur’an di acara Nuzulul Quran tingkat nasional di Istana Negara.

Tiap tahunnya, pelaksanaan PTQ RRI dilaksanakan secara konsisten, kecuali pada tahun 2020 dikarenakan adanya pandemi Covid-19. Tahun ini, Pekan Tilawatil Quran ke-54 akan segera digelar pada 21-26 Maret 2024. Gelaran PTQ tahun ini akan dilakukan di Pondok Pesantren Sunan Pandanaran yang terletak di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ratusan peserta akan ambil bagian dalam meneruskan tradisi baik yang telah diinisiasi sejak lama ini. Harapannya, para peserta akan menjadi bagian dari generasi Qurani negeri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....