Nostalgia Kolonial, Mengenang Keindahan Tempo Doeloe
- 16 Mei 2026 09:50 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Nostalgia kolonial adalah perasaan rindu, kenangan manis, atau romantisasi terhadap masa lalu pada era penjajahan (kolonial).
Fenomena ini sering kali menonjolkan aspek-aspek estetika, budaya, atau suasana masa lalu, sementara mengabaikan atau mengecilkan dampak negatif penindasan dan ketimpangan sosial yang sebenarnya terjadi selama masa tersebut.
Romantisasi Masa Lalu, Sering kali terwujud dalam bentuk kerinduan pada suasana tempo doeloe, bangunan bergaya kolonial, busana klasik, atau gaya hidup elite masa itu.
Representasi dalam Budaya Populer, Nostalgia ini muncul melalui film, sastra perjalanan, foto-foto lama, atau wisata sejarah yang menampilkan citra kolonial yang tampak indah, rapi, dan romantis.
Kritik Terhadap Fenomena Secara kritis, nostalgia kolonial dianggap sebagai bentuk kolonialitas yang tersembunyi. Ini meromantisasi kerinduan atas waktu yang sebenarnya penuh ketimpangan, di mana modernitas seringkali dibangun di atas warisan supremasi kulit putih terhadap penduduk pribumi.
Contoh Fenomena Penggunaan istilah tempo doeloe untuk menggambarkan suasana kota atau bangunan lama, seperti di kawasan Kota Tua, yang menonjolkan keindahan arsitektur Belanda tanpa membahas penderitaan rakyat pada masa itu.
Secara sederhana, ini adalah cara pandang yang melihat masa penjajahan sebagai masa yang "indah" atau "teratur", sering kali dipicu oleh kenangan estetika, bukan realitas sejarah yang sebenarnya.
Penulis: Syafaruddin Daeng Usman
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....