Madame De Pompadour dan Anggur yang Menakjubkan
- 11 Mei 2026 14:32 WIB
- Pontianak
RRI.COID, Pontianak - Adalah kekasih Raja Prancis Louis XV, Madame de Pompadour, suatu ketika mengatakan, bahwa champagne-lah yang bisa membuat seorang perempuan lebih cantik setelah ia meminumnya. Alhasil, Claude Moet, yang saat itu merupakan pengusaha wine, tak pernah lupa mengirimkan untuknya 120 botol minuman anggur setiap bulan Mei, pada saat kerajaan merayakan pesta musim semi di Kastil Compiegne.
Madame de Pompadour yang dikenal luas sebagai perempuan cantik bercita rasa tinggi, secara tak langsung telah menjadi juru kampanye anggur Claude Moet yang sejak tahun 1743 menetap di Epernay, Champagne, dan mendirikan La Maison Moet atau Rumah Moet.
Saya dan istri sewaktu di Eropa berkesempatan mendatangi Champagne, sebuah wilayah di timur laut Prancis yang memiliki segi tiga emas, yaitu Epernay, Reims, dan Chalons en Champagne. Kawasan ini menjadi salah satu penghasil industri minuman anggur terbesar di Prancis.
Setelah Italia, Prancis merupakan negara penghasil minuman anggur terbesar di dunia dengan hasil produksi miliaran dollar AS per tahunnya. Industri minuman anggur nampaknya menjadi salah satu pilar ekonomi Prancis disamping tentu saja turisme.

Sejauh mata memandang, nampaklah Kastil Moet yang terletak di jantung kota Epernay, di Avenue de Champagne. Di abad ke 19, ahli miniatur Jean Baptiste Isabey diminta bantuannya untuk membangun dua mansion kembar di lokasi yang terketak di seberang jalan, lengkap dengan taman yang luas dan sebuah rumah kaca untuk pengembangan pohon jeruk, orangerie. Rumah kediaman ini dinamai Residence de Trianon.
Sahabat kami, Johan yang menetap di Amsterdam Netherland, menceritakan bahwa di sinilah generasi selanjutnya, Jean Remy Moet, menjamu Kaisar Nopeleon I atau Napoleon Bonaparte. Kata Johan, Epernay menjadi tempat singgah rutin Napoleon sebelum melanjutkan perjalanan ke Prusia.
"Karena seringnya sang kaisar berkunjung, Moet menyediakan ruangan khusus bagi Napoleon di Trianon yang memiliki pemandangan ke arah taman dan orangerie", jelasnya.
Saya dan istri berkesempatan mengunjungi tempat ini. Gudang penyimpanan botol anggur milik dinasti Moet terletak di basement kediaman mereka di Avenue de Champagne, yang kata Johan menambahkan, usianya sudah lebih dari dua abad.
"Di tahun 1813 saja, gudang ini luasnya dua kilometer. Kini, Moet de Chandon memiliki gudang penyimpanan terbesar di Champagne, 28 kilometer, dan diperkirakan mampu menampung jutaan botol anggur", ujarnya.
Untuk menjaga keaslian gudang penyimpanan yang temperaturnya secara alami sudah sempurna, 10 sampai 12 derajat Celcius, semua pekerjaan dilakukan secara manual dengan tangan. Termasuk untuk memasukkan botol ke tempat penyimpanan.
Di terowongan bawah tanah yang lembab dan dingin, deretan tempat penyimpanan yang berisi botol-botol yang ditata secara teratur. Kelihatannya, semua tempat penyimpanan ditandai dengan angka-angka tertentu, mirip dengan numerasi buku di perpustakaan. Kata Johan pula, hanya "orang dalam" yang bisa mengerti arti nomor-nomor itu.
Saya bertanya kepada Johan, jika suatu tempat penyimpanan yang lebarnya hanya sekitar empat sampai lima meter mampu menampung belasan ribu botol, berapa banyak botol untuk terowongan yang panjangnya 28 kilometer? Saya, istri dan Johan hanya tertawa renyah, namun kami tidak mencicipi minuman anggurnya ... (*)
Penulis: Syafaruddin Daeng Usman
Baca juga: "Mon Amour" di Paris Suatu ketika
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....