Jurnalis Kalbar Kunjungi Lokasi Pembuatan Arak Bali
- 16 Sep 2025 20:16 WIB
- Pontianak
KBRN, Buleleng: Jurnalis Kalimantan Barat (Kalbar) mengunjungi tempat produksi Arak khas Bali yang menggunakan bahan baku buah lontar di Desa Les, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. Dalam kunjungan ini para jurnalis diperlihatkan secara langsung proses pembuatan tuak Bali dengan bahan baku dari buah lontar, menggunakan penyulingan bambu.
Staff Dapur Bali Mula, Sri Anggraini menjelaskan masyarakat Buleleng menyebut nira lontar dengan sebutan tuak, atau legen. Namun, sebutan yang sering digunakan adalah, tuak.
Sri menerangkan bahwa untuk tuak lontar sendiri ada yang rasanya manis dan ada yang sudah beralkohol. Semua itu bergantung pada prosesnya di atas pohon untuk menghasilkan tuak manis dan tuak yang sudah ada alkoholnya. Untuk tuak manis itu digunakan sebagai bahan baku gula lontar.
“Jadi, setiap pohon lontar yang dipanen oleh petani, langsung dieksekusi, dimasak terus sampai dia berbentuk caramel, dan akan jadi gula lontar yang kental,“ katanya.
Kemudian lanjutnya, kalau untuk tuak wayah (air nira yang telah didiamkan), prosesnya dimulai dari petani yang mengumpulkan nira dari tiap pohon lontar, lalu dijadikan satu dan didiamkan selama 1 x 24 jam, baru kemudian didestilasi. Setelah itu dimasukkan ke dalam panci, tuak tersebut dimasak dan ditunggu sampai keluar busanya.
“Lalu, dibersihkan dulu busanya, baru ditutup, kemudian diseal pakai buah lontar yang matang. Digunakan seratnya untuk nge-seal pancinya agar uapnya tidak ke mana-mana. Sehingga uapnya naik ke atas dan menjadi tetesan arak dan ditampung,“ ujar Sri.
Dalam sekali proses destilasi, petani hanya mencari lima botol tuak dengan kadar alkohol yang berbeda-beda. Ia mengatakan, biasanya tetesan yang paling pertama akan memiliki kadar alkohol antara 45 – 55 persen.
Kunjungan para jurnalis ini merupakan rangkaian dari kegiatan Capacity Building Media Massa yang digelar Bank Indonesia Kalbar.
Baca juga: Desa Les, Sentra Garam Tradisonal di Bali
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....