Es Limau Madu, Tawarkan Sensasi Minuman Segar Baru
- 29 Nov 2025 13:25 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Es Limau Madu menjadi salah satu UMKM minuman segar yang tengah menarik perhatian di Pontianak. Usaha rumahan ini bermula dari eksperimen sederhana pemiliknya, Mimi Ida, yang ingin mengolah jeruk kecil menjadi minuman praktis dalam bentuk sirup siap pakai.
Demikian penuturan Mimi Ida, saat mengisi acara Bejaja' RRI Pro 4 Pontianak, yang dipandu Host Budiman Taher, Sabtu (29/11/2025). Mimi menerangkan, jika usahanya dimulai sekitar tahun 2022 lalu.
Dimana stand pertama Es Limau Madu dibuka di kawasan Jalan Alianyang, tepat di depan lokasi Puskesmas Lama. Sementara satu stand lainnya berada di Putri Dara Nante, dekat jalur menuju PCC. Namun, Mimi menegaskan bahwa dirinya belum menyebutnya sebagai cabang karena masih dikelola sendiri tanpa karyawan penuh.
Ide menciptakan “limau madu” muncul dari kebiasaan Mimi berjualan es jeruk kecil. Proses yang dianggap terlalu ribet jika harus memotong dan memeras jeruk satu per satu mendorongnya mencoba membuat versi sirup. Eksperimen berulang dilakukan, mulai dari mencoba gula, garam, hingga akhirnya madu.
Mimi mengaku proses menemukan rasa yang pas tidak instan. Ia mengatakan telah mencoba hingga enam kali sebelum menemukan takaran yang menurutnya paling seimbang.
Setelah itu, ia mulai melakukan tester ke rekan kantor, tetangga, hingga komunitas. Respon positif membuatnya yakin membuka stand sendiri.
“Kemarin tester dulu ke orang kantor tempat saye jualan, rasanya enak katanya,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa komentar-komentar positif dari pelanggan pertama kali menjadi pemantik semangatnya untuk berjualan secara rutin.
Saat bercerita tentang varian minumannya, Mimi menjelaskan bahwa Es Limau Madu menggunakan madu lebah asli sebagai bahan utama, bukan madu campuran.
“Bukan madu tiga, ini madu lebah asli,” katanya menegaskan saat wawancara.
Tekstur rasa limau madu juga diperkaya dengan tambahan kiamboy putih yang memberi sensasi asin-segar. “Limau kan biasa pakai garam, kalau saya tambah kiamboy jadi beda rasanya,” ucap Mimi.
Ia menyebut pilihan kiamboy putih dipilih karena tidak mengganggu cita rasa limau.
Meski menghadapi persaingan harga dan ukuran cup yang beragam di pasar minuman, Mimi mengaku konsisten menjaga rasa sebagai kekuatan utama produknya. “Cita rasanya jangan sampai berubah,” ujarnya saat ditanya cara bertahan di tengah banyaknya penjual minuman sejenis.
Baca juga: Gen Z Pontianak Hidupkan Kuliner Patin Bakar Tradisional
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....