Jasuke Pak Ary: Omset Harian Capai Jutaan Rupiah
- 17 Nov 2025 10:14 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Program Bejaja’, terasnya UMKM RRI Pro 4 Pontianak, Sabtu (15/11/225), kembali menampilkan salah satu pelaku usaha kuliner yang berkembang pesat dan menjadi favorit masyarakat Pontianak, Kalimantan Barat. Sosok tersebut adalah Fiti Astuti, pemilik usaha "Jasuke Pak Ary", yang telah 14 tahun berkecimpung di dunia kuliner jajanan ringan berbahan dasar jagung.
Dalam penjelasannya saat berbincang dengan host Bang Budi, Fiti mengungkap bahwa usaha miliknya yakni jasuke "Pak Ary" tidak hanya diminati oleh anak-anak, tetapi juga oleh banyak kalangan dewasa. Setiap harinya, ia harus menyiapkan stok jagung dalam jumlah besar untuk memenuhi permintaan pembeli.
“Kalau sedang ramai, sehari bisa habis satu sampai dua karung jagung. Pembeli datang terus, terutama di jam-jam malam,” ucapnya.
Fiti pun masih mengingat awal mulanya bisa berjualan Jasuke. Bersama sang suami yang biasa dipanggil Pak Ari, yang sebelumnya berprofesi sebagai supir taksi, mencoba mencari solusi atas keuangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Akhirnya, mereka memulai dengan membuka lapak dengan menjual air tahu dan sari kacang di kawasan GOR Pontianak. Kemudian belajar dari teman sesama pedagang, yang memang berjualan Jasuke, dan akhirnya mendapat izin untuk menjual Jasuke di lokasi berbeda yakni di Kota Baru,dan eksis sampat saat ini.
Dengan tingginya jumlah penjualan tersebut membuat omzet kotor harian Jasuke Pak Ary bisa mencapai Rp1,5 juta. Menurut Fiti, pencapaian ini tidak lepas dari konsistensi kualitas yang selalu ia jaga.
“Saya sampai sekarang masih menggunakan bahan utama yang sama, termasuk mengambil jagung berkualitas langsung dari Pasar Flamboyan, termasuk menjaga kompor agar tidak mati, itu yang bikin pembeli percaya dan balik lagi,” ujarnya.
Dari beragam pilihan rasa yang disediakan, menu Jagung Susu Keju (Jasuke) tetap menjadi favorit banyak pelanggan. Meski tersedia varian lain seperti jasuke pedas manis dan jasuke topping ekstra keju, tapi versi ini tetap menjadi primadona.
“Varian lain memang ada, tapi yang paling banyak dicari tetap jasuke keju susu. Pelanggan bilang rasanya pas dan lebih creamy, walaupun varian lain juga enak,” kata Fiti.
Selain menjaga kualitas bahan, Fiti juga memperhatikan tampilan penyajian. Ia percaya bahwa presentasi yang menarik membuat produk lebih mudah diterima oleh pembeli.
“Sekarang orang itu bukan hanya cari enak, tapi juga mau tampilan atau lingkungan jualan yang bersih dan rapi,” ujarnya.
Meskipun terus mengalami peningkatan permintaan dan pemasaran yang terus berjalan, Fiti berharap Jasuke Pak Ary dapat semakin dikenal.
"Meskipun ada keinginan untuk ekspansi atau buka cabang, tapi kami memilih untuk fokus pada satu lokasi guna menjaga kualitas (mutu) dan menghindari masalah yang muncul dari kurangnya fokus pada banyak cabang," ujarnya.
Fiti berpesan kepada pelaku UMKM lain untuk tetap semangat dan konsisten. Menurutnya, kunci keberhasilan adalah melawan rasa malas dan mengingat bahwa rezeki sudah diatur oleh Tuhan. Ia juga menegaskan bahwa perbedaan tangan (orang) bisa mengubah rasa produk.
"Itulah mengapa kami tetap menjaga produksi utama walaupun dilakukan berdua sama suami. Pernah nyoba dengan karyawan lain, cuma kata orang rasanya beda," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....