RRI.CO.ID, Pontianak - Selepas beberapa hari saya dan istri berada dan menikmati suasa kota eksotis Amsterdam, Leiden dan Den Hagg, kami melanjutkan perjalanan ke Swiss Francis. Hampir tiga jam perjalanan ditempuh dengan moda kendaraan darat. Suasana yang tenang dan damai dirasakan selama perjalanan menuju kota tujuan yang didambakan oleh banyak orang ini.
Selama dua malam tiga hari kami berada di Swiss. Menemukan makanan halal di Swiss sangat mungkin dan mudah, terutama di kota besar seperti Zurich, Jenewa, dan Interlaken. Saya bertandang ke Zurich setelah menghabiskan waktu menikmati suasana di sekitar kota yang romantis di Swiss.
Selain di Zurich, sekalian menyinggahi Jenewa untuk sedikit waktu, sebelum tiba di Interlaken. Tiga kota ini serupa juga Swiss, mengingatkan pada sejarah masa lampau kejayaan Francis yang mengagumi. Tentu sekali nama Napoleon Bonafarte akan tetap dan terus melekat dalam lembaran tebal kisah tempo lampau itu.
Saya dan istri mengitari kota Zurich layaknya pelancong yang ingin tahu tentang negeri orang di Eropa Barat itu. Kami menemukan di banyak tempat tersedia bahan makanan ala Turki, seperti di Turkey Supermarket, yang menjual produk halal, serta banyak restoran India, Lebanon, dan kebab yang menyediakan menu halalnya.

Saat berada di Swiss kami memperoleh penjelasan tentang tempat dan pilihan makanan halal , antara lain Turkey Supermarket, yang sering kali menjual produk berlogo halal, termasuk daging. Sepanjang kami mengitari kota berhawa sejuk dan terkenal kehalusan bahasa Francis sebagai bahasa tuturnya, mudah sekali mendapatkan Restoran Turki, India, dan Lebanon yang banyak ditemukan dan menyediakan menu halal.
Sementara itu ketika kami berada di Interlaken, saya peroleh informasi kota ini dikenal sebagai pusat ramah Muslim terbaik, diikuti oleh Zurich dan Jenewa. Di masing-masing kota ini menawarkan opsi kuliner halal yang luas. Makanan lokal ramah Muslim sepert Fondue atau keju leleh dan Rosti atau kentang parut. Ini adalah pilihan tradisional yang bisa dinikmati dan tidak menggunakan alkohol saya kira.
Di sini kami sholat saat itu memasuki waktu ashar di Masjid Mahmud yang berada di penjuru Kota Zurich. Di Jenewa pun demikian ada Masjid Jenewa yang berdiri megah dan selalu ramai jamaahnya. Sementara itu Masjid Alhuda di Basel adalah tempat beribadah yang umum dikunjungi kaum Muslim. (***)
Penulis: Syafaruddin DaEng Usman
Baca juga: Mencicipi Keju Holland di Zaanse Schans Amsterdam
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....