Menyikapi Orang yang Ingin Berubah Menjadi Lebih Baik

  • 05 Apr 2026 08:39 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID,Pontianak: Perjalanan hidup manusia tidak selalu lurus, ada masa gelap yang pernah dilalui dengan penuh kesalahan. Namun Islam memuliakan setiap hamba yang ingin kembali, karena pintu taubat selalu terbuka luas.

Ketika seseorang berusaha berubah, itu adalah tanda hati yang masih hidup dan ingin mendekat kepada Allah. Kita tidak berhak mengungkit masa lalunya, karena Allah sendiri menutup aib hamba-Nya yang bertaubat.

Seringkali orang yang ingin berubah justru diuji dengan pandangan sinis dan celaan dari lingkungan sekitar. Padahal dukungan dan doa jauh lebih bermakna daripada menghakimi yang bisa mematahkan semangatnya.

Dalam Islam, yang dinilai adalah keadaan seseorang saat ini, bukan masa lalu yang telah ia tinggalkan. Bisa jadi orang yang dulunya buruk, kini lebih mulia di sisi Allah dibanding yang merasa dirinya baik.

Kita diajarkan untuk berprasangka baik dan membantu saudara kita dalam kebaikan. Memberi ruang untuk berubah adalah bentuk kasih sayang dan akhlak mulia yang diajarkan Rasulullah.

Menghargai proses hijrah seseorang adalah bagian dari menjaga persaudaraan sesama Muslim. Jangan menjadi penghalang taubat orang lain hanya karena kita belum mampu memahami perubahannya.

Mari belajar untuk melihat perubahan sebagai harapan, bukan sebagai bahan ejekan. Karena setiap manusia punya kesempatan yang sama untuk menjadi lebih baik di hadapan Allah.

"Allahumma ya Muqallibal qulub, tsabbit qalbi ‘ala dinik, wa tub ‘alayya taubatan nashuha."

(Ya Allah yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu dan terimalah taubatku dengan taubat yang sebenar-benarnya.)

Jangan pernah meremehkan orang yang sedang berusaha berubah menjadi lebih baik. Karena yang terpenting bukan bagaimana masa lalunya, tetapi bagaimana akhirnya di hadapan Allah.Wallahu'alam Bishawab !

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....