Aksi Kebaikan ewat Donor darah di Bulan Ramadan

  • 05 Mar 2026 07:23 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Berbuat baik selama Ramadan memiliki nilai keutamaan yang berlipat ganda, karena setiap amal kebaikan dilakukan dalam suasana menahan diri dan mendekatkan hati kepada Allah. Salah satu bentuk kebaikan sosial yang nyata adalah berdonor darah, yang secara langsung membantu menyelamatkan nyawa sesama manusia.

Dalam perspektif Islam, hukum donor darah pada dasarnya diperbolehkan (mubah) bahkan dapat bernilai sunnah apabila bertujuan menolong orang yang membutuhkan. Prinsip ini sejalan dengan ajaran tolong-menolong dalam kebaikan dan ketakwaan, selama donor darah tidak membahayakan kesehatan pendonornya.

Terkait pelaksanaannya di bulan puasa, donor darah tidak membatalkan puasa menurut mayoritas ulama, selama tidak menyebabkan pingsan atau kondisi lemah yang parah. Jika donor dilakukan dengan pertimbangan medis yang aman, maka puasa tetap sah dan pahala tetap mengalir.

Dari sisi kesehatan, donor darah memiliki banyak khasiat, seperti membantu regenerasi sel darah merah dan melancarkan sirkulasi darah. Selain itu, donor darah juga dapat menurunkan risiko penyakit tertentu dan menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan diri sendiri.

Secara psikologis, berdonor darah menumbuhkan rasa empati, kepuasan batin, dan ketenangan hati. Perasaan telah membantu orang lain secara langsung menjadi energi positif yang menguatkan nilai-nilai kemanusiaan selama Ramadhan.

Lebih jauh, donor darah mengajarkan bahwa ibadah tidak hanya bersifat ritual, tetapi juga sosial. Puasa melatih kepekaan terhadap penderitaan orang lain, dan donor darah menjadi wujud nyata dari kepekaan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

kebaikan sejati adalah yang memberi manfaat luas tanpa pamrih, meski harus mengorbankan sedikit kenyamanan diri. Ramadhan mengajarkan bahwa menolong sesama adalah jalan menuju keberkahan hidup dan kemuliaan di sisi Allah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....