Peran Balai Bahasa Kalbar dalam Upaya Pelestarian Bahasa Daerah
- 28 Feb 2026 12:37 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Bahasa menjadi hal yang menarik ketika dibahas karena memiliki makna dan arti kata yang luas. Bahasa Indonesia bukan menjadi satu-satunya bahasa yang ada terkhusus di Kalimantan Barat. Balai Bahasa Kalimantan Barat menyampaikan perannya dalam upaya melestarikan budaya daerah pada program acara Insightainment PRO 2 RRI Pontianak pada Jumat, 27 Februari 2026.
Avifa Salsabilla, Ketua Ikatan Duta Bahasa menyampaikan pada tanggal 21 Februari telah memperingati Hari Bahasa Ibu. Avifa merasa bangga dengan adanya peringatan tersebut karena ini sebagai panggung atau wadah bagi para Duta Bahasa untuk mengekspresikan latar diri mereka. Terkhusus di Provinsi Kalimantan Barat yang memiliki ragam bahasa daerah, ini menjadi ajang generasi muda membangkitkan kebanggaan terhadap bahasa daerah.
| Baca juga: Riwayat Lahirnya TNI di Kalimantan Barat |
"Dengan adanya peringatan bahasa, kami merasa bangga terhadap bahasa daerah kami," ujar Avifa.
Pelestarian bahasa daerah merupakan salah satu tugas dan fungsi Balai Bahasa selaku lembaga yang diberikan kewenangan untuk mengurus persoalan mengenai kebahasaan dan kesastraan di wilayah Provinsi Kalimantan Barat. Salah satu upaya yang telah dilakukan dalam rangka melestarikan bahasa daerah melalui program revitalisasi bahasa daerah. Program ini merupakan program tahunan yang sifatnya berkelanjutan setiap tahunnya sejak tahun 2024 dan tahun 2026 merupakan tahun ketiga dalam pelaksanaan revitalisasi bahasa daerah.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Barat, Uniawati, beliau juga menyampaikan salah satu upaya lainnya juga melakukan pendokumentasian dalam bentuk penyusunan kamus berbahasa daerah. Selain itu, ada juga penulisan cerita anak yang ditulis dalam dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa daerah.
"Berbagai upaya dilakukan oleh Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Barat untuk melestarikan bahasa daerah yaitu program revitalisasi bahasa daerah, pendokumentasian dalam bentuk penyusnan kamus berbahasa daerah dan ada juga penulisan cerita anak," ucap, Uniawati, menjelaskan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....