Kabut Asap Masih Selimuti Kalbar, 886 Titik Panas Terdeteksi
- 07 Okt 2026 08:17 WIB
- Pontianak
Poin Utama
- Kabut asap masih menyelimuti sejumlah wilayah Kalimantan Barat pada Rabu, 7 Oktober 2026, dengan durasi dari pagi hingga sore hari.
- BMKG Stasiun Supadio Pontianak memproyeksikan kondisi cuaca Kalimantan Barat pada pagi hingga siang hari secara umum berawan dan diselimuti kabut asap.
- Sebagian wilayah di Kalimantan Barat berpotensi mengalami hujan ringan yang dapat meringankan kondisi kabut asap.
RRI.CO.ID, Pontianak - Kabut asap masih menyelimuti sejumlah wilayah Kalimantan Barat pada Rabu, 7 Oktober 2026. Kondisi tersebut diperkirakan bertahan dari pagi hingga sore hari, meski sebagian wilayah berpotensi diguyur hujan ringan.
Prakirawan BMKG Supadio Pontianak, Debi, mengatakan kondisi cuaca Kalimantan Barat pada pagi hingga siang hari secara umum berawan, namun masih diselimuti kabut asap.
“Untuk pagi hingga siang hari kami perkirakan wilayah Kalimantan Barat secara umum berawan, namun masih diselimuti oleh kabut asap,” ujar Debi dalam laporan prakiraan cuaca saat Warta Berita Pagi, RRI Pro 1 Pontianak, Rabu, 7 Oktober 2026.
Lanjut Debi, memasuki siang hingga sore hari, kabut asap masih berpotensi menyelimuti wilayah Kalimantan Barat. Di tengah kondisi tersebut, hujan ringan diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Landak, Mempawah, Kota Pontianak, Kubu Raya, Kayong Utara, dan Ketapang.
Deby menjelaskan, angin diprakirakan bergerak dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan sekitar 10 kilometer per jam. Suhu udara berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius, sedangkan kelembapan udara berada pada rentang 53 hingga 98 persen.
“Masyarakat perlu mewaspadai potensi hujan yang terjadi dapat disertai petir ataupun kilat dan angin kencang yang berdurasi singkat,” katanya.
Sementara itu, pantauan BMKG selama 24 jam terakhir menunjukkan masih tingginya aktivitas titik panas di Kalimantan Barat. Sebanyak 886 titik panas terdeteksi di wilayah Kalimantan Barat.
Kondisi tersebut sejalan dengan indeks kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih berada pada kategori mudah hingga sangat mudah terbakar.
“Untuk indeks kebakaran hutan dan lahan dalam satu minggu ke depan, wilayah Kalimantan Barat masuk dalam kategori mudah hingga sangat mudah terbakar, yaitu pada tanggal 7 sampai dengan 13 Oktober 2026,” jelas Debi.
BMKG mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama di wilayah dengan kondisi lahan yang mudah terbakar. Masyarakat juga diharapkan berhati-hati ketika beraktivitas di luar ruangan saat kualitas udara terdampak kabut asap.
Informasi prakiraan cuaca dan perkembangan kondisi cuaca Kalimantan Barat dapat dipantau melalui laman website BMKG serta media sosial BMKG Kalbar di Instagram dan YouTube.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....