BMKG Prediksi Puncak Musim Hujan Kalbar Desember-Januari

  • 06 Okt 2026 20:54 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak — Sejumlah wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) mulai memasuki musim hujan sejak Oktober dasarian kedua, terutama wilayah bagian tengah dan utara Kalbar. Koordinator UPT BMKG Provinsi Kalbar Erika Mardiyanti mengatakan, masuknya musim hujan terjadi secara bertahap di sejumlah wilayah dengan waktu yang berbeda.

"Sebagian wilayah Kalbar mulai memasuki musim hujan sejak Oktober dasarian kedua, terutama wilayah bagian tengah dan utara," kata Erika Mardiyanti, Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Kalbar menghadapi Bencana Hidrometeorologi Basah, Selasa, 6 Oktober 2026.

Menurut Erika, wilayah Ketapang bagian selatan diperkirakan baru memasuki musim hujan pada November 2026. Sementara itu, puncak musim hujan di Kalbar diprediksi terjadi pada Desember hingga Januari, meski waktunya berbeda di masing-masing wilayah.

Erika mengatakan kondisi tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah daerah dan masyarakat karena peningkatan curah hujan dapat diikuti potensi bencana hidrometeorologi basah. Di antaranya banjir, tanah longsor, angin kencang hingga puting beliung yang perlu diantisipasi seiring meningkatnya curah hujan.

Erika menambahkan, fenomena El Nino secara global berpotensi memengaruhi kondisi musim, terutama dengan mengurangi curah hujan pada periode kemarau. Namun, memasuki musim hujan, pemerintah daerah tetap perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi basah.

"Kesiapsiagaan dinilai penting karena periode musim hujan tidak berlangsung serentak di seluruh wilayah Kalimantan Barat dan memiliki karakteristik yang berbeda," katanya, mengakhiri.

Baca juga: Pemprov Kalbar Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....