Pemprov Kalbar Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi
- 06 Okt 2026 20:37 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi basah seiring masuknya musim hujan di sejumlah wilayah Kalbar pada Oktober hingga November 2026. Gubernur Kalbar Ria Norsan mengatakan, kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana tersebut telah dibahas bersama seluruh bupati dan wali kota se-Kalimantan Barat.
Menurutnya, meski titik panas atau hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai melandai, kondisi cuaca panas yang masih dipengaruhi fenomena El Nino tetap perlu diwaspadai. Memasuki November dan Desember, pemerintah daerah mulai mengantisipasi peningkatan curah hujan yang berpotensi memicu banjir, tanah longsor, angin kencang hingga puting beliung.
Ria Norsan mengatakan kesiapsiagaan dilakukan dengan menggerakkan kekuatan darat dan udara untuk menghadapi berbagai potensi bencana. "Kekuatan darat melibatkan TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api dan Basarnas. Sementara kekuatan udara disiapkan untuk mendukung operasi water bombing dan modifikasi cuaca atau OMC," kata Ria Norsan, usai Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Kalimantan Barat menghadapi Bencana Hidrometeorologi Basah, Selasa, 6 Oktober 2026.
Terkait anggaran, Norsan menjelaskan pemerintah pusat mengalokasikan Rp205 miliar untuk penanganan karhutla, dengan Rp40 miliar di antaranya diperuntukkan bagi Kalbar. Hingga saat ini, sekitar Rp13 miliar dari anggaran tersebut telah digunakan. Dana yang tersisa dapat dialihkan untuk penanganan bencana lain dengan ketentuan daerah telah menetapkan status siaga darurat sesuai petunjuk teknis pemerintah pusat.
Norsan menyebut wilayah perbukitan dan pedalaman seperti Sanggau, Bengkayang dan Sintang menjadi perhatian terhadap potensi tanah longsor. Sementara itu, Sintang dan Sambas juga menjadi wilayah yang perlu diwaspadai terhadap ancaman banjir saat curah hujan meningkat.
Baca juga: BMKG Ingatkan Potensi Rob Akhir Oktober di Kalbar
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....