ICMI Kalbar Siapkan Simposium Bahas Pertambangan Rakyat Berkeadilan

  • 05 Okt 2026 18:05 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Ikatan Cendekia Muslim Indonesia (ICMI) Kalimantan Barat menyiapkan Simposium Daerah dan Silaturahmi Kerja Wilayah (Silatkerwil) II. Forum ini akan membahas pengelolaan pertambangan rakyat yang legal, berkeadilan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ketua ICMI Kalbar, Gusti Hardiansyah mengatakan, persiapan kegiatan dibahas melalui Rapat Koordinasi Persiapan Simposium Daerah dan Silahturahmi Kerja Wilayah Ke-II. Dimana, simposium daerah direncanakan berlangsung akhir Oktober atau awal November, menyesuaikan kesiapan narasumber.

“Tematiknya itu terkait bagaimana kinerja pertambangan rakyat yang bekerja sama ICMI dan pemerintah itu sudah menghasilkan sesuatu yang bisa adil,” ujar Gusti, Senin, 5 Oktober 2026.

Menurutnya, gagasan pertambangan rakyat telah dikembangkan ICMI bersama pemerintah selama sekitar satu tahun, salah satunya di Desa Entibab, Kabupaten Kapuas Hulu. Selain pertambangan rakyat, simposium juga akan membahas pemanfaatan sumber daya alam lainnya, termasuk potensi nuklir bagi Kalimantan Barat.

ICMI Kalbar juga mendorong program Desa Cendekia yang disesuaikan dengan potensi masing-masing wilayah. Tahun ini, program tersebut diarahkan berbasis pertambangan dengan menjadikan Desa Entibab sebagai salah satu lokasi penerapan.

Para peserta berpose usai melaksanakan Rakor persiapan Simposium Daerah dan Silatkerwil ke II ICMI Kalbar

Di Desa Entibab, masyarakat yang sebelumnya melakukan aktivitas pertambangan ilegal didorong mendapatkan legalitas sehingga dapat menjalankan pertambangan rakyat secara resmi, melakukan reklamasi, dan membayar pajak.

Gusti menjelaskan, manfaat ekonomi dari aktivitas tersebut diharapkan kembali kepada masyarakat melalui pembangunan desa, pendidikan, kesehatan, dan kegiatan keumatan. Di antaranya pembangunan masjid, pemberian beasiswa hingga perguruan tinggi, serta dukungan untuk menekan angka stunting.

“Intinya juga pada saat itu kecendekiaan kita sebagai umat Islam itu bisa kita amalkan di tempat pekerjaan kita dan khususnya di desa kita,” katanya.

Dalam rapat koordinasi tersebut, ICMI Kalbar juga mengevaluasi kepengurusan Dewan Kehormatan, Dewan Pakar, Dewan Penasehat, dan pengurus. Evaluasi mencakup pergantian anggota yang meninggal dunia atau mengundurkan diri, serta penambahan anggota baru. Pada kesempatan yang sama turut dilaksanakan pergantian antarwaktu anggota pengurus ICMI Kalbar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....