Komisi I DPRD Kalbar Dorong Media Nasional Beri Ruang bagi Konten Lokal

  • 30 Sep 2026 17:30 WIB
  •  Pontianak
Poin Utama
  • Komisi I DPRD Kalbar
  • FGD KPID Kalbar
  • Konten Media Lokal

RRI.CO.ID, Pontianak – Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) berkolaborasi dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalbar menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertema “Mengawal Konten Lokal di Era Digital” di Ruang Meranti, Gedung DPRD Kalbar, Rabu, 30 September 2026, pagi. Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalbar, Rasmidi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang untuk merumuskan sejumlah langkah dalam memperkuat keberadaan dan penyiaran konten lokal di tengah perkembangan era digital.

Menurutnya, Komisi I DPRD Kalbar dalam kegiatan tersebut memberikan dukungan karena KPID merupakan salah satu mitra kerja komisi. “Hari ini ada FGD yang pelaksananya adalah KPID. Kami hanya men-support karena memang KPID itu kan mitra kerja kami. Harapan kami hasil dari FGD ini nanti akan ada resume, ada outputnya,” ujar Rasmidi.

Rasmidi berharap hasil diskusi dapat menginventarisasi berbagai hal yang menjadi kewenangan pemerintah maupun kewenangan KPID untuk kemudian ditindaklanjuti. Rasmidi juga mendorong agar forum serupa tidak berhenti pada kegiatan kali ini, tetapi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk lembaga penyiaran dan media.

“Harapan besar kami bahwa kalau bisa pertemuan begini selalu dilaksanakan dan jangan hanya hari ini. Teman-teman juga boleh punya inisiasi, misalnya judulnya seperti apa. Tidak mesti harus KPID,” katanya.

Selain penguatan lembaga penyiaran lokal, Rasmidi menyoroti pentingnya media nasional memberikan ruang yang lebih besar bagi pemberitaan dari daerah. Ia berharap pemberitaan mengenai Kalbar tidak hanya muncul di media nasional ketika terjadi peristiwa besar atau kejadian luar biasa, tetapi juga untuk berbagai informasi dan perkembangan positif dari daerah.

“Harapan kami, terutama pusat juga, dari penyiar-penyiar pusat, televisi pusat juga supaya bisa menyiarkan berita-berita lokal. Jangan hanya berita-berita nasional saja,” ujarnya.

Rasmidi menilai, semakin banyak konten lokal yang disiarkan secara nasional, semakin besar pula perhatian masyarakat terhadap berbagai potensi dan perkembangan daerah. “Harapan besar kita supaya lembaga penyiaran, semua penyiaran di Kalimantan Barat tetap eksis di depan, tetap yang terbaik dan menjadi tontonan yang terbaik dan berita yang terbaik bagi masyarakat Kalimantan Barat,” tuturnya.

Melalui FGD tersebut, Komisi I DPRD Kalbar berharap terdapat rumusan dan langkah konkret untuk memperkuat ekosistem penyiaran lokal, sekaligus memastikan konten lokal tetap memiliki ruang di tengah perkembangan media digital.

Baca juga: KPID Kalbar Dorong Inovasi Penyiaran di Era Digital

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....