Kakanwil Kemenag Kalbar Bahas MTQ Bandaraya Se-Borneo

  • 30 Sep 2026 00:29 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Muhajirin Yanis, didampingi Kepala Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Kalbar H. Rohadi, menerima kunjungan Ketua LPTQ Kalimantan Barat Brigjen Pol. (Purn) Drs. H. Andi Musa di ruang kerja Kakanwil, Selasa, 29 September 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Andi Musa didampingi Koordinator Bidang Sekretariatan LPTQ Kalbar H. Joni Abu. Kunjungan sekaligus untuk menyampaikan undangan kepada Kakanwil Kemenag Kalbar menghadiri Majlis Tilawah Al-Quran Bandaraya Se-Borneo (MTQBB) Tahun 1448 H/2026 M.

MTQBB akan dilaksanakan pada 26–29 Oktober 2026 di Kuching, Sarawak, Malaysia. Undangan tersebut disampaikan oleh Datuk Haji Misnu bin Haji Taha dari Majlis Islam Sarawak.

MTQBB merupakan agenda yang mempertemukan peserta dan tokoh Al-Quran dari kawasan Borneo. Kegiatan ini menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan semangat pengembangan dan pengamalan nilai-nilai Al-Quran.

Sejumlah kegiatan akan digelar dalam rangkaian MTQBB, di antaranya Tilawah Al-Quran, Hafazan Al-Quran, Seminar Al-Quran, Majlis Peresmian, serta Bicara Mufti Se-Borneo.

Kegiatan tersebut juga dijadwalkan dihadiri Ketua Umum LPTQ Nasional Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag., bersama sejumlah tokoh dan perwakilan lembaga keagamaan dari kawasan Borneo.

Muhajirin Yanis menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan undangan yang disampaikan LPTQ Kalbar. Menurutnya, MTQBB menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi dan kerja sama dalam pengembangan syiar Al-Quran, khususnya di kawasan Borneo.

“Al-Quran tidak hanya menjadi sumber nilai dan pedoman kehidupan, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan dan membangun hubungan yang baik antarumat dan antarlembaga,” ujar Muhajirin.

Ia berharap keikutsertaan Kalimantan Barat dalam MTQBB dapat memberikan kontribusi positif sekaligus memperluas jejaring kerja sama dalam bidang tilawah, hafalan, kajian, dan pengembangan nilai-nilai Al-Quran.

Menurutnya, kegiatan seperti MTQBB juga memiliki nilai strategis dalam memperkuat syiar Islam. Forum tersebut memberikan ruang bagi qari, hafiz, ulama, dan pemerhati Al-Quran untuk saling bertukar pengalaman dan pengetahuan.

“Kita berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi pengembangan Al-Quran, khususnya bagi masyarakat di wilayah Borneo,” tutup Muhajirin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....