Polres Kubu Raya Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga

  • 27 Sep 2026 14:54 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Hujan mulai turun di Kubu Raya, Kalimantan Barat tetapi warga masih menghadapi keterbatasan air bersih karena tampungan hujan berbau asap. Kondisi tersebut mendorong Polres Kubu Raya bersama Pemerintah Daerah menyalurkan 8.000 liter air bersih siap konsumsi ke tiga lokasi yang membutuhkan.

Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa S. Aktadivia melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade mengatakan, hujan yang turun belum sepenuhnya menyelesaikan persoalan air bersih masyarakat. “Hujan sudah turun, tetapi belum berarti kebutuhan air bersih warga terpenuhi. Air yang turun masih berbau asap. Karena itu, air bersih yang bisa langsung dimanfaatkan warga menjadi kebutuhan yang harus segera dipenuhi,” kata Ade, Sabtu, 26 September 2026.

Sebanyak 6.000 liter air disalurkan ke warga Jalan Trans Kalimantan, Dusun Parit Masegi, sementara masing-masing 1.000 liter diberikan kepada masyarakat Desa Kuala Dua dan Jalan Nurul Huda, Kecamatan Sungai Raya.

Polres Kubu Raya bersama Pemerintah Daerah menyalurkan 8.000 liter air bersih siap konsumsi ke tiga lokasi yang membutuhkan. Sebanyak 6.000 liter disalurkan kepada warga Jalan Trans Kalimantan, Dusun Parit Masegi, sedangkan masing-masing 1.000 liter diberikan kepada masyarakat Desa Kuala Dua dan Jalan Nurul Huda, Kecamatan Sungai Raya, Sabtu, 26 September 2026. (Foto: Polres Kubu Raya).

Menurut Ade, distribusi diarahkan langsung ke titik-titik yang masih membutuhkan pasokan, terutama warga yang belum dapat mengandalkan air hujan untuk kebutuhan sehari-hari. “Yang utama adalah memastikan air sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Ketika sumber air belum kembali normal, kebutuhan untuk minum tidak bisa ditunda,” ujarnya.

Penyaluran tersebut menjadi bagian dari respons Polres Kubu Raya bersama Pemerintah Daerah dan pemangku kepentingan terkait terhadap keterbatasan sumber air bersih di tengah kemarau yang masih berlangsung. Kondisi ini menunjukkan turunnya hujan belum otomatis memulihkan akses air bersih masyarakat. Selama sumber air belum kembali normal dan air hujan masih terpengaruh bau asap, pasokan air siap konsumsi tetap dibutuhkan warga.

Baca juga: Salinitas Kapuas Melonjak, PDAM Pontianak Siapkan Air Tawar

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....