Kadin Kalbar Dorong Akselerasi Ekspor UMKM
- 24 Sep 2026 21:50 WIB
- Pontianak
RRI CO ID Pontianak - Kadin Kalimantan Barat (Kalbar) mendorong pelaku UMKM memperluas pasar hingga mancanegara melalui penguatan pembiayaan, kompetensi, legalitas, dan akses ekspor.
Dorongan tersebut menjadi fokus Rapat Pimpinan Provinsi atau Rapimprov Kadin Kalbar 2026 yang dirangkaikan dengan tasyakuran HUT ke-58 Kadin Indonesia, Kamis, 24 September 2026.
Ketua Umum Kadin Kalbar, Arya Rizqi Darsono, mengatakan penguatan UMKM harus dilakukan secara menyeluruh agar pelaku usaha mampu menembus pasar nasional dan internasional. “Selama 58 tahun, Kadin telah menjadi rumah bersama dunia usaha Indonesia. Kadin Kalbar siap memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah,” ujar Arya.
Menurut Arya, sejumlah program telah dijalankan untuk membantu UMKM, mulai dari kemudahan legalitas hingga perluasan akses pembiayaan melalui kolaborasi dengan berbagai lembaga. Kadin Kalbar bekerja sama dengan Kanwil Kementerian Hukum Kalbar dalam pembuatan PT Perorangan dan Kartu Tanda Anggota Kadin secara gratis bagi usaha mikro dan kecil.
Selain itu, kolaborasi dengan PNM dan Bank Mandiri diarahkan untuk memperluas pembiayaan, sementara kerja sama dengan Polnep, Universitas Muhammadiyah Pontianak, dan Bank Indonesia meningkatkan kompetensi pelaku usaha. Penguatan jaringan bisnis juga dilakukan melalui kerja sama dengan dunia usaha Sarawak serta keterlibatan dalam Sidang Sosek Malindo dan Borneo International Halal Showcase.
Arya mengatakan agenda Borneo Economic Community kedua pada 7 Oktober 2026 di Kuching akan menjadi peluang memperluas jejaring bisnis dan investasi se-Borneo. “Pertemuan ini akan mempertemukan pelaku usaha dari Kalbar, Kalsel, Kalteng, Kaltim, Kaltara dan Sarawak, termasuk peluang kesepakatan investasi langsung,” katanya.
Kadin Kalbar juga mendorong hilirisasi hasil bumi agar komoditas unggulan daerah tidak berhenti sebagai bahan mentah, tetapi menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat. Penguatan Pelabuhan Internasional Kijing dinilai menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem ekspor, sehingga produk Kalbar dapat lebih mudah menjangkau pasar global.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan meminta Kadin memperkuat konsolidasi internal dan bersinergi dengan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota. “Saya ingin Kadin Kalimantan Barat melakukan konsolidasi, bersatu padu sama pemerintah provinsi dan kabupaten/kota membangun Kalimantan Barat,” kata Krisantus.
Krisantus menekankan Kadin harus menjadi penggerak dunia usaha sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya alam untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalbar. “Saya ingin Kadin menjadi pengayom dan motor penggerak perusahaan-perusahaan di Kalimantan Barat untuk berkontribusi nyata dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Baca juga: UMKM Pontianak Jadi Penggerak Ekonomi dan Serapan Tenaga Kerja
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....