BPJS Ketenagakerjaan Tawarkan MLT di REI Expo Kalbar 2026
- 28 Agt 2026 10:40 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - BPJS Ketenagakerjaan menawarkan fasilitas pembiayaan rumah bagi pekerja melalui program MLT dalam REI Expo Kalbar 2026.
REI Expo Kalbar 2026 berlangsung 26 hingga 30 Agustus 2026 di Gaia Mall Bumi Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar).
Kehadiran BPJS Ketenagakerjaan menjadi bagian dari upaya memperluas akses kepemilikan rumah bagi pekerja yang telah memenuhi persyaratan kepesertaan. Program Manfaat Layanan Tambahan atau MLT memberikan fasilitas pembiayaan perumahan dengan dukungan subsidi bunga dari BPJS Ketenagakerjaan melalui bank penyalur. Fasilitas tersebut mencakup Kredit Pemilikan Rumah atau KPR, Pinjaman Uang Muka Perumahan atau PUMP, serta Pinjaman Renovasi Perumahan atau PRP.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pontianak, Suhuri, mengatakan MLT merupakan bentuk kehadiran BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan manfaat lebih luas kepada peserta. “Kami ingin memastikan peserta tidak hanya mendapatkan perlindungan ketika menghadapi risiko sosial ekonomi, tetapi juga memperoleh manfaat tambahan untuk meningkatkan kesejahteraan,” ujar Suhuri.

Menurutnya, REI Expo menjadi momentum strategis karena mempertemukan pekerja sebagai calon pembeli dengan pengembang dan perbankan dalam satu ekosistem perumahan. Dengan kehadiran BPJS Ketenagakerjaan, peserta dapat memperoleh informasi mengenai alternatif pembiayaan sekaligus mengetahui manfaat MLT yang dapat dimanfaatkan sesuai ketentuan.
Suhuri menilai kolaborasi antara REI, perbankan, dan BPJS Ketenagakerjaan penting untuk memperluas kesempatan pekerja memiliki hunian yang layak dan terjangkau. “REI menghadirkan hunian, perbankan menyediakan pembiayaan, sementara BPJS Ketenagakerjaan memberikan dukungan melalui MLT bagi peserta yang memenuhi persyaratan,” katanya.
Untuk fasilitas KPR, program MLT dapat digunakan untuk kepemilikan rumah tapak maupun rumah susun dengan nilai pembiayaan maksimal Rp500 juta.
Jangka waktu kredit KPR melalui program tersebut maksimal 30 tahun, sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam program MLT BPJS Ketenagakerjaan.
Sementara itu, Ketua REI Kalbar Bahrudin menyebut sektor perumahan memiliki efek berganda terhadap perekonomian, mulai industri pengembang hingga bahan bangunan dan tenaga kerja. REI Kalbar menargetkan pembangunan 10 ribu unit rumah subsidi sepanjang 2026 yang diperkirakan dapat membuka lapangan pekerjaan bagi sekitar 50 ribu tenaga kerja.
REI Expo Kalbar 2026 juga menargetkan sekitar 15 ribu pengunjung dan transaksi hingga Rp100 miliar, sekaligus mempertemukan masyarakat dengan pengembang dan perbankan. Melalui sinergi tersebut, BPJS Ketenagakerjaan berharap REI Expo tidak sekadar menjadi ajang promosi properti, tetapi turut memperluas akses hunian bagi pekerja.
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Dorong Ahli Waris Bangkit lewat Program PEKA
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....