Warga Keluhkan Kondisi Air PDAM Asin dan Keruh
- 21 Sep 2026 16:07 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Warga Kota Pontianak kembali mengeluhkan buruknya kualitas air bersih dari PDAM Tirta Khatulistiwa. Pada Senin sore, 21 September 2026, air yang mengalir ke rumah warga terpantau keruh kekuningan dan terasa asin, sehingga tidak dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Kondisi tersebut terlihat jelas dari foto yang dikirimkan warga. Air yang ditampung dalam ember berwarna coklat keruh, pekat, dan tidak layak konsumsi. Keluhan serupa dirasakan merata di beberapa wilayah, terutama di kawasan Pontianak Timur.
Salah satu warga yang merasakan dampaknya adalah Subianti, warga Jalan Pemuda, Kelurahan Saigon, Pontianak Timur. Ia mengaku air PDAM di rumahnya sudah terasa asin sejak siang dan semakin keruh pada sore hari.
"Airnya asin, tidak bisa untuk masak dan minum. Mau dipakai mandi saja tidak nyaman karena keruh seperti air comberan, warnanya kuning. Sudah dari siang begini, sore makin parah," keluh Subianti saat ditemui di kediamannya, Senin, 21 September 2026.
Menurut Subianti, kondisi air asin dan keruh kerap terjadi, namun kali ini cukup mengganggu aktivitas rumah tangga. Ia dan keluarga terpaksa membeli air galon isi ulang untuk kebutuhan memasak dan mencuci.
"Kami harap PDAM segera memberikan penjelasan dan solusi. Kami tetap bayar tiap bulan tapi airnya tidak bisa dipakai," tambahnya.
Sebelumnya, Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono disejumlah media sosial berharap warga bisa memaklumi kondisi air PDAM Tirta Khatulistiwa yang asin. karena, bahan baku air PDAM Tirta Khatulistiwa bersumber dari Sungai Kapuas yang saat ini terinterusi dengan air laut. Namun, berbagai upaya terus dilakukan pemerintah Kota Pontianak termasuk mendistribusikan air tawar ke warga melalui tangki-tangki air yang disebar diberbagai lokasi yang ada di Pontianak meskipun terbatas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....