Polnep Siapkan Ribuan Liter Air Siap Minum Gratis untuk Warga Pontianak
- 15 Sep 2026 17:15 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) menyiapkan ribuan liter air siap minum untuk dibagikan secara gratis kepada civitas akademika dan masyarakat sekitar yang terdampak keterbatasan air bersih di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Direktur Polnep, Widodo, mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian kampus terhadap masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih, termasuk mahasiswa dan dosen yang harus mengantre untuk memperoleh air.
“Kita menyikapi permasalahan yang ada di Pontianak, yaitu kurangnya air bersih siap minum dan antrean di mana-mana. Karena itu, kita maksimalkan Polnep untuk membantu, khususnya civitas akademika dan masyarakat,” ujarnya, Selasa, 15 September 2026.
Widodo menjelaskan, bahan baku air diperoleh dari Perumda Air Minum (PDAM). Namun, karena pengambilan air harus dilakukan secara mandiri, Polnep meminta bantuan Kodim 1207/Pontianak untuk menyediakan kendaraan pengangkut air.
Air baku yang telah diangkut kemudian diproses melalui unit pengolahan air milik Polnep hingga menjadi air yang siap dikonsumsi. Menurut Widodo, Polnep memiliki unit pengolahan air bernama Polnep Qua yang dilengkapi teknologi pengolahan air, termasuk reverse osmosis (RO). Unit tersebut selama ini digunakan untuk memproduksi air bagi kebutuhan internal maupun masyarakat.
“Untuk kondisi saat ini kita tidak jualan, tetapi murni kita bagikan secara gratis untuk masyarakat agar terpenuhinya air bersih yang siap minum,” katanya.
Widodo memastikan air yang dibagikan telah melalui pengujian laboratorium sebelum didistribusikan. Pengujian dilakukan untuk memastikan air baku maupun air hasil pengolahan memenuhi standar keamanan untuk dikonsumsi.
“Kita uji dulu. Kita punya laboratorium untuk menguji air bakunya, apakah layak diminum atau tidak. Begitu layak dan semuanya terpenuhi, aman, baru kita bagikan,” ucapnya.
Widodo menegaskan pembagian air gratis akan dilakukan selama kondisi memungkinkan dan bahan baku air masih tersedia. Ia berharap kondisi cuaca dan ketersediaan air segera membaik sehingga kebutuhan air bersih masyarakat dapat kembali terpenuhi.
Sementara itu, Wakil Direktur IV Polnep, Topan Prihantoro, mengatakan hasil pengujian terhadap air yang telah diproses menunjukkan pH sebesar 5,74, TDS 41 ppm, dan salinitas 0,03 ppm. Ia menyebut kadar TDS dan salinitas air tergolong rendah. Namun, nilai pH masih berada sedikit di bawah batas minimal 6,5.
“Dari hasil pengujian laboratorium, pH-nya 5,74, TDS 41 ppm, dan salinitas 0,03 ppm. Salinitas itu kandungan garam di dalam air,” ujarnya.
Untuk tahap awal, Polnep menargetkan sekitar 5 ribu liter air hasil pengolahan dapat didistribusikan kepada masyarakat. “Kami berharap yang sudah terproses sekitar 5 ribu liter. Besok dilanjutkan untuk internal dan kemudian eksternal, sampai bahan baku tersedia di kita,” katanya.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga diberikan Kodim 1207/Pontianak. Babinsa Bansir Laut, Serda Setyo, mengatakan pihaknya siap membantu Polnep dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
“Kami dari Kodim 1207/Pontianak intinya membantu masyarakat, khususnya di Kota Pontianak. Dalam hal ini kerja sama dengan Polnep, kami sangat terbuka untuk membantu,” ujarnya.
Setyo menilai fasilitas pengolahan air milik Polnep sudah memadai. Berdasarkan pengecekan di lapangan, air yang telah melalui proses pengolahan dinilai layak untuk dikonsumsi berdasarkan hasil pengujian yang disampaikan pihak Polnep.
Baca juga: Warga dan Kelompok Rentan Dapat Bantuan Air Bersih, Masker, Paket Gizi hingga PMT
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....