Relawan Nonstop Salurkan Bantuan Padamkan Karhutla Kayong Utara

  • 21 Sep 2026 10:42 WIB
  •  Pontianak
Poin Utama
  • Komunitas Rita Bersama Kalian dan Rumah Zakat Kalbar membuka 3 posko pemadaman kebakaran hutan sejak 15 September 2025 di Kabupaten Kayong Utara.
  • Tiga posko berlokasi di Sukadana (Peramas), Teluk Batang, dan Batu Barat dalam kawasan Taman Nasional Gunung Palung (TNGP).
  • Relawan dari Pontianak mengirimkan logistik secara berkelanjutan untuk mendukung upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan.

RRI.CO.ID, Pontianak - Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kayong Utara mendapat dukungan penuh dari relawan asal Pontianak. Sejak 15 September 2025, komunitas Rita Bersama Kalian bersama Rumah Zakat Kalbar yang tergabung dalam Relawan Karhutla membuka 3 posko dan mengirimkan logistik secara nonstop hingga hari ini.

Tiga posko tersebut berada di Sukadana (Peramas), Teluk Batang, dan Batu Barat di kawasan Taman Nasional Gunung Palung (TNGP).

Koordinator lapangan Relawan Karhutla, Rita Bersama Kalian, mengatakan pengiriman logistik dilakukan setiap hari melalui jalur darat dan sungai. Logistik yang dikirim meliputi Alat Pelindung Diri (APD) berupa boot, helm, rompi, headlamp, kacamata, masker respirator, KN95, masker medis dan non-medis, serta kebutuhan pendukung lainnya.

"Selain APD, kami juga mengirimkan oksigen, roti, popmie, air mineral, UC 1000, vitamin, obat gosok, aneka minuman penyegar, dan buah-buahan untuk relawan di titik api," ujar Rita saat berada di lokasi Karhutla, Senin, 21 September 2026.

Pada 18 September, tim relawan berangkat langsung menuju Sukadana membawa bantuan tambahan berupa APD, makanan, minuman, buah, serta peralatan pemadaman seperti mesin air, nozzle, selang, dan booster. Bantuan tersebut didistribusikan ke tiga posko relawan dan langsung ke relawan yang berjibaku di titik api.

Kondisi medan yang berbukit dan sulit dijangkau menjadi tantangan tersendiri. Dari hasil diskusi dengan relawan pemadam, tim di Pontianak kemudian mengirimkan kolam terpal untuk sistem estafet penampungan air ke atas bukit pada hari Sabtu.

Tim juga melakukan pemetaan dan asesmen lapangan secara berkala untuk menentukan kebutuhan prioritas di lapangan.

Salah satu aksi yang dilakukan adalah mengunjungi Posko Batu Barat di kawasan Taman Nasional Gunung Palung. Untuk mencapai lokasi, tim harus menempuh perjalanan darat selama 1 jam dari Sukadana dilanjutkan dengan longboat selama 1 jam menuju titik api di Sungai Kubang, untuk mengantarkan logistik makanan bagi relawan yang bertahan di dalam kawasan taman nasional. Ini merupakan pengiriman logistik kedua kalinya ke titik tersebut.

Tidak hanya logistik, relawan juga memberikan bantuan uang tunai kepada dapur umum di Tanjung Belimbing untuk pembelian bahan makanan, serta menyediakan BBM untuk Posko Peramas dan Teluk Batang.

"Bantuan BBM ini kami berikan setelah mendapat informasi dua hari lalu bahwa warga kesulitan memadamkan api karena tidak memiliki biaya untuk membeli BBM guna menghidupkan mesin air," jelasnya.

Perhatian juga diberikan kepada jurnalis yang meliput di lapangan dengan mendistribusikan APD kepada jurnalis Kayong Utara. Selain menyalurkan bantuan, Rita Bersama Kalian dan tim Rumah Zakat Kalbar juga turun langsung bergabung bersama Pemda dan relawan pemadam lainnya memadamkan api di beberapa titik.

"Sampai dengan tadi pagi, pengiriman barang logistik masih terus kami lakukan untuk Kayong Utara," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....