Pendinginan Karhutla di Desa Sepan Tonak Gunakan Helikopter Bell 412
- 18 Sep 2026 13:03 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Melawi - Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, dilakukan dengan dukungan udara melalui metode water bombing. Pendinginan menyasar titik hotspot di Desa Sepan Tonak, Kecamatan Belimbing, pada Kamis 17 September 2026.
Proses pendinginan menggunakan helikopter Bell 412 EPI nomor registrasi HA-5231. Kegiatan dimulai sekitar pukul 11.18 WIB dengan sasaran lahan kosong seluas kurang lebih satu hektare.
Berdasarkan pemantauan awal, lahan tersebut masih mengeluarkan asap, namun tidak ditemukan kobaran api. Helikopter kemudian melakukan 10 kali water bombing dengan total air yang digunakan sekitar 10.000 liter.
Adapun kru yang bertugas terdiri dari PIC Mayor Cpn Diki, SIC Letda Cpn Ageng, TI Sertu Paryono, MEK Serda Dwi, MEK Sera Allan, serta AVC Serka Petrus.

Kapolres Melawi AKBP Askhabul Kahfi, menegaskan bahwa penanganan karhutla dilakukan dengan mengedepankan langkah cepat, terpadu dan berkelanjutan, termasuk melalui dukungan udara apabila kondisi di lapangan membutuhkan. "Polres Melawi bersama unsur terkait akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan titik hotspot serta mengambil langkah penanganan sesuai kondisi di lapangan," katanya, Jumat, 18 September 2026.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau asap yang berpotensi berkembang menjadi karhutla. "Penanganan karhutla membutuhkan kerja sama semua pihak. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar karena api dapat dengan cepat meluas dan menimbulkan dampak bagi lingkungan maupun masyarakat," katanya, mengakhiri.
Baca juga: Pemprov Kalbar Siapkan 60 Miliar Atasi Karhutla Kalbar
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....