Kabut Asap Ganggu Aktivitas dan Kesehatan Pengemudi Ojol di Pontianak

  • 14 Sep 2026 13:06 WIB
  •  Pontianak
Poin Utama
  • Dampak kabut asap kepada kesehatan driver ojol
  • Kabut asap Pontianak
  • Driver Ojol

RRI.CO.ID, Pontianak - Kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah di Kalimantan Barat turut berdampak terhadap aktivitas para pengemudi ojek online (ojol). Selain mengganggu kenyamanan saat bekerja di luar ruangan, kondisi udara yang buruk juga mulai dirasakan pada kesehatan pengemudi.

Salah seorang driver ojek online, Ari, yang telah menjalani profesi tersebut sejak tahun 2017, menyampaikan, kabut asap yang berlangsung cukup lama membuat aktivitasnya sebagai pengemudi menjadi lebih terbatas. Ari mengatakan, dampak paling terasa adalah pada kesehatan, terutama mata yang menjadi perih akibat paparan asap.

“Yang pertama itu aktivitas kita sangat-sangat terganggu. Dengan kabut asap yang lama seperti ini mempengaruhi kesehatan juga. Aktivitas kita terbatas, paling pertama itu di mata, mata kita perih,” ujar Ari, Minggu, 13 September 2026.

Meski demikian, Ari menyebut pendapatannya masih relatif stabil karena masyarakat cenderung memanfaatkan layanan ojek online ketika enggan beraktivitas di luar rumah. Namun, kondisi tersebut tidak berlaku setiap hari karena dalam beberapa hari terakhir jumlah orderan yang diterimanya cenderung sepi.

Ari mengaku tetap bekerja karena profesi sebagai driver ojek online merupakan sumber penghasilan utamanya. Untuk menjaga kondisi tubuh, ia berupaya memperbanyak konsumsi air putih. Sementara itu, driver ojol lainnya, Petrus, yang telah menjalani profesi tersebut selama sekitar dua tahun tiga bulan, mengaku mengalami penurunan pendapatan cukup signifikan selama kabut asap.

“Pengurangan setengah juga omsetnya,” kata Petrus.

Menurut Petrus, sebelum kondisi kabut asap memburuk, orderan dari masyarakat, termasuk pelajar, cukup membantu pendapatannya. Namun saat ini, aktivitasnya lebih banyak dihabiskan untuk menunggu order masuk. Petrus biasanya mulai bekerja sekitar pukul 10.00 WIB hingga pukul 19.00 atau 20.00 WIB. Dalam kondisi kabut asap yang semakin buruk, Petrus juga mengurangi waktu bekerja dan berupaya menjaga kesehatan dengan mengonsumsi vitamin.

Para driver ojol berharap kondisi kabut asap segera membaik. Mereka juga meminta pemerintah mengambil langkah lebih tegas untuk mencegah terjadinya pembakaran lahan yang menjadi salah satu faktor munculnya kabut asap setiap musim kemarau

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....