Asap Menyelimuti Pontianak, Pedagang Minuman Akui Pembeli Berkurang

  • 14 Sep 2026 07:37 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Kondisi kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, turut berdampak terhadap aktivitas perdagangan masyarakat. Pedagang minuman di kawasan Sepakat mengaku mengalami penurunan jumlah pembeli karena masyarakat cenderung mengurangi aktivitas di luar rumah.

Salah seorang pedagang minuman, Fitri, mengatakan jumlah pembeli biasanya berkurang ketika kondisi udara dipenuhi asap. Menurutnya, masyarakat lebih memilih berada di dalam rumah dan menghindari keluar jika kualitas udara kurang baik.

"Kurang pembeli. Biasanya kalau asap, orang jarang keluar," ujar Fitri, saat diwawancara di lapaknya yang berada di Jalan Sepakat II, Minggu, 13 September 2026.

Fitri mengaku kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran terhadap pendapatan dari hasil berjualan. Terlebih, ia berjualan hingga malam hari dan harus memikirkan pemasukan ketika jumlah pembeli menurun.

Fitri menyebutkan, dirinya mulai berjualan sejak pukul 09.00 WIB hingga sekitar pukul 02.00 WIB. Minuman yang dijualnya memiliki kisaran harga Rp2.000 hingga Rp6.000 per gelas.

Selain berpengaruh terhadap jumlah pembeli, kondisi berdebu akibat kabut asap juga membuat Fitri harus lebih memperhatikan kebersihan dagangannya. Ia menyimpan dan menutup barang dagangan agar tidak terkena debu.

Fitri juga mengatakan sebagian pembeli mulai mempertanyakan penggunaan air dalam pembuatan minuman dan es batu, mengingat kondisi kemarau dan keterbatasan air bersih yang terjadi di sejumlah wilayah.

Di tengah kondisi tersebut, Fitri berharap pemerintah dapat lebih memperhatikan kebutuhan masyarakat, khususnya terkait ketersediaan air bersih. Fitri juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas yang dapat memperparah kabut asap serta tetap menggunakan masker.

"Kurangi aktivitas membakar dan jangan lupa bermasker," katanya.

Fitri berharap hujan segera turun sehingga kondisi udara membaik dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan lebih nyaman.

Baca juga: Krisis Distribusi Air Minum Resahkan Masyarakat, Butuh Langkah Tegas dan Solutif

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....