BPBD Kalbar Perkuat Penanganan Karhutla di 4 Daerah Miliki Hotspot Terbanyak
- 12 Sep 2026 12:10 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) terus memperkuat penanganan karhutla di daerah-daerah yang memiliki jumlah titik panas (hotspot) kategori tinggi terbanyak, diantaranya Kabupaten Ketapang, Kayong Utara, Kubu Raya dan Melawi.
Plt. Kepala BPBD Kalbar Ridwan mengatakan, berdasarkan data dari BMKG yang disampaikan pada briefing Sabtu, 12 September 2026 pagi, sampai saat ini terdapat 4 daerah yang memiliki jumlah hotspot kategori tinggi, yaitu Ketapang 153 titik, Kayong Utara 20 titik, Kubu Raya 20 titik dan Melawi 18 titik.
"Dengan data yang ada saat ini, tentunya kami di BPBD Kalbar akan memfokuskan melakukan penanganan dan pemadaman karhutla di 4 Daerah itu dengan mengarahkan kekuatan SDM yang ada di BPBD Kalbar dan dibantu oleh BPBD di daerah masing-masing," kata Ridwan, kepada RRI di ruang Command Center Pusdalops BPBD Kalbar, Sabtu, 12 September 2026 pagi.
Ridwan menuturkan dalam penanganan karhutla di 4 daerah ini, satgas udara dan satgas darat terus mengoptimalkan armada penanganan karhutla dalam melakukan pemadaman dan pendinginan. Pada hari ini ini BPBD Kalbar akan melakukan pemadaman di Desa Durian dan Desa Sungai Malaya, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.
Ridwan menjelaskan, terkait adanya bantuan penanganan karhutla dari relawan Pemerintah Jepang, sampai saat ini posisinya sudah berada di Pelabuhan Internasional Kijing, Kabupaten Mempawah dan nantinya para relawan Jepang ini ditempatkan di poskonya di Lanud Supadio.
"Bantuan armada dan personel dari pemerintah Jepang tersebut dikirimkan menggunakan kapal militer JS Kunisaki yang bersandar di Pelabuhan Internasional Kijing dengan mengangkut tiga helikopter CH-47 Chinook pada Kamis, 10 September 2026, armada kapal tersebut tiba dengan membawa tiga unit helikopter angkut berat jenis Chinook, beserta 180 hingga 300 personel," ujar Ridwan.
Ridwan mengatakan, bantuan armada dari Pemerintah Jepang sampai saat ini masih dalam persiapan sebelum diterjunkan ke lokasi karhutla dan rencananya akan ditugaskan di daerah-daerah yang masih besar terdampak karhutla seperti Kabupaten Ketapang dan Kubu Raya.
"Sebelum diterjunkan ke lokasi karhutla, seluruh armada helikopter bantuan dari Pemerintah Jepang saat ini sedang menjalani serangkaian latihan uji terbang. Pada malam ini, kami bersam tim terpadu penanganan karhutla dan stakeholder terkait lainnya akan menggelar briefing malam di Kantor BPBD Kalbar, untuk membahas langkah strategis dalam penanganan karhutla di Kalbar" ucap Ridwan, menjelaskan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....