RRI Didorong Jadi Jembatan Pemberdayaan Disabilitas di Kalbar

  • 11 Sep 2026 16:39 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak — Memperingati 81 tahun mengudara, Radio Republik Indonesia (RRI) didorong terus memperkuat perannya sebagai media publik yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas di Kalimantan Barat. Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kalimantan Barat, Mustaat Saman, menyampaikan apresiasi atas kiprah RRI yang selama 81 tahun memberikan informasi dan hiburan kepada masyarakat.

Mustaat juga mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin antara NPCI Kalimantan Barat dan RRI Pontianak. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan bersama.

Menurut Mustaat, RRI dapat menjadi jembatan komunikasi bagi penyandang disabilitas untuk menyampaikan potensi dan aspirasi mereka kepada masyarakat luas. “Kita akan berkolaborasi bersama para penyandang disabilitas Indonesia dalam wadah NPCI, sehingga RRI bisa menjadi jembatan kami, para penyandang disabilitas, bagaimana penyandang disabilitas ini bisa bangkit, berkembang, mandiri di seluruh pelosok Kalbar,” ujar Mustaat, Jum'at, 11 September 2026.

Memasuki era digital, Mustaat juga mendorong RRI terus beradaptasi dengan perubahan pola konsumsi informasi masyarakat, khususnya generasi muda. Menurutnya, digitalisasi menjadi peluang bagi RRI untuk menghadirkan program yang lebih dekat dengan anak muda sekaligus memperkuat perannya sebagai sumber informasi dan ruang pengembangan masyarakat.

“RRI ke depan dengan digitalisasi sekarang, sehingga lebih harus menyiarkan bagaimana RRI bisa di zaman digital bisa lebih mengakomodasi, terutama anak-anak muda,” katanya.

Mustaat menambahkan, selama ini RRI menjadi salah satu jembatan komunikasi NPCI dalam menyampaikan informasi mengenai penyandang disabilitas di berbagai daerah, termasuk wilayah pelosok Kalimantan Barat. Ia menegaskan, penyandang disabilitas tidak hanya membutuhkan perhatian atau rasa iba, tetapi juga kesempatan untuk berkembang dan mencapai kemandirian.

“Disabilitas tidak hanya untuk dikasihani, tapi bisa membuat kemandirian disabilitas itu sendiri,” ucapnya.

Menurut Mustaat, jangkauan RRI hingga ke desa-desa menjadi salah satu kekuatan dalam menyampaikan pesan pemberdayaan penyandang disabilitas. Ia menyebut, informasi yang disampaikan melalui RRI telah mendorong sejumlah penyandang disabilitas menghubungi NPCI untuk mendapatkan pelatihan agar dapat hidup lebih mandiri.

Mustaat berharap, di usia ke-81, RRI semakin banyak memberikan ruang bagi penyandang disabilitas dan memperkuat kolaborasi dengan NPCI. Ia menilai, kolaborasi tersebut penting untuk mendorong penyandang disabilitas di Kalimantan Barat agar terus bangkit, berkembang, dan mandiri.

Baca juga: Kiprah RRI Masuki Usia Ke-81, Sejumlah mitra Berikan Apresiasi

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....