Fojekha dan Antara Bagikan 5.000 Masker di tengah Kabut Asap Pontianak

  • 10 Sep 2026 20:15 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Kabut asap pekat menyelimuti Pusat Kuliner UMKM Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak. Namun, aktivitas pedagang tetap berlangsung di tengah udara tidak sehat.

Sejumlah pedagang tetap melayani pembeli, mulai menyiapkan pesanan hingga mengantarkan dagangan kepada pelanggan. Kondisi tersebut membuat pelaku UMKM harus tetap bekerja memenuhi kebutuhan sehari-hari, sekaligus menghadapi risiko kesehatan akibat paparan asap.

Melihat kondisi tersebut, Forum Jurnalis Ekonomi Khatulistiwa atau Fojekha bersama Antara Kalbar dan sejumlah mitra membagikan masker kepada masyarakat. Pembagian masker menyasar pedagang UMKM, pembeli hingga pengendara yang beraktivitas di sekitar kawasan Pusat Kuliner UMKM Untan, Kamis Sore, 10 September 2026.

Ketua Fojekha, Dedi A. Khansa, mengatakan penggunaan masker menjadi langkah sederhana yang penting dilakukan masyarakat selama kabut asap masih menyelimuti wilayah Pontianak. "Kabut asap akibat karhutla masih menyelimuti sejumlah wilayah. Kondisi ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa menjaga kesehatan dan lingkungan adalah tanggung jawab bersama," ujarnya.

Menurut Dedi, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan karena aktivitas di luar ruangan membuat risiko paparan asap semakin besar. Ia juga mengajak masyarakat tidak hanya melindungi diri dan keluarga, tetapi ikut berperan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

"Mari bersama melindungi diri, keluarga, dan lingkungan. Udara bersih adalah hak kita bersama. Untuk itu cegah karhutla, jaga kesehatan, wujudkan Kalbar lebih sehat," katanya.

Aksi Peduli dan Kolaborasi Fojekha, ANTARA Kalbar, PLN Nusantara Power, HMKS, dan KMKS membagikan masker kepada pelaku UMKM, pembeli, dan pengendara di kawasan Bundaran Untan, Pontianak, Kamis (10/9/2026). (Foto: Fojekha Kalbar)

Kepala Biro LKBN Antara Kalimantan Barat, Andilala, mengapresiasi kegiatan pembagian masker yang menyentuh langsung masyarakat yang beraktivitas di tengah kondisi udara yang kurang sehat.

Menurut Andilala, pelaku UMKM dan pengguna jalan merupakan kelompok yang tetap harus beraktivitas di ruang terbuka sehingga membutuhkan perlindungan dari paparan asap.

"Ini aksi yang sangat bermanfaat dan menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, terutama pelaku UMKM dan pengendara yang setiap hari beraktivitas di luar ruangan," ujar Andilala.

Ia berharap pembagian 5.000 masker dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang terdampak kabut asap. Andilala juga mengajak seluruh pihak terus membangun kepedulian terhadap kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat upaya pencegahan karhutla.

Sementara aktivitas perdagangan tetap berjalan di tengah kepungan asap, penggunaan masker menjadi salah satu upaya perlindungan, sembari menunggu kabut asap benar-benar berakhir.

Baca juga: Polres Bersama Serdik Sespimmen Salurkan 22.000 Liter Air Bersih di Dua Desa

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....