Pertamina Maksimalkan Armada Distribusi BBM di Kalimantan Barat

  • 09 Sep 2026 07:52 WIB
  •  Pontianak

‎RRI.CO.ID, Pontianak – PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Regional Kalimantan terus memperkuat keandalan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kalimantan Barat melalui berbagai langkah penguatan operasional, mulai dari penambahan armada mobil tangki, hingga penyediaan suplai poin tambahan untuk mendukung kelancaran penyaluran BBM kepada masyarakat.

‎Selain menggunakan mobil tangki reguler, operasional pengiriman BBM dari Integrated Terminal (IT) Pontianak juga diperkuat dengan armada mobil tangki melalui skema spot charter. Penguatan terbaru dilakukan melalui penambahan 5 unit mobil tangki yang didatangkan dari Pulau Jawa dan 4 unit dari Kalimantan Selatan, sehingga secara keseluruhan jumlah armada spot charter yang mendukung operasional distribusi BBM di Kalimantan Barat menjadi 46 unit.

‎Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menegaskan bahwa penguatan armada menjadi bagian dari langkah cepat perusahaan untuk mengoptimalkan penyaluran BBM ke berbagai wilayah di Kalimantan Barat.

‎“Penguatan armada terus kami lakukan menyesuaikan kebutuhan operasional di lapangan. Dengan tambahan armada spot charter ini, kapasitas distribusi menjadi semakin kuat, khususnya untuk mendukung pengiriman ke wilayah dengan jarak tempuh panjang, sehingga penyaluran BBM kepada lembaga penyalur dapat berjalan lebih optimal, lancar, dan merata,” ujar Edi.

‎Pertamina juga menjalankan mode penyaluran darurat dengan pemenuhan suplai melalui IT Pontianak. Pola tersebut diterapkan untuk menjaga kesinambungan penyaluran BBM dari Pontianak menuju Sintang, Sanggau, dan wilayah lainnya di Kalimantan Barat.

‎Selain menambah armada, Pertamina mengimplementasikan fasilitas suplai poin tambahan yang bersifat sementara dengan teknis direct loading BBM dari kapal tanker langsung ke mobil tangki di dermaga wilayah Tayan, Kabupaten Sanggau. Fasilitas tersebut menjadi titik suplai alternatif untuk meningkatkan fleksibilitas dan mempercepat penyaluran BBM ke lembaga penyalur di Sanggau serta wilayah sekitarnya.

‎“Implementasi direct loading di Tayan memberikan alternatif pola suplai yang lebih efektif. Penguatan ini membantu memperpendek jalur distribusi sekaligus meningkatkan fleksibilitas pengiriman sesuai kebutuhan di lapangan,” jelas Edi.

‎Untuk mendukung keselamatan operasional, Pertamina membuka tiga lokasi rest area bagi mobil tangki dan Awak Mobil Tangki (AMT). Fasilitas tersebut disiapkan sebagai tempat beristirahat, mengingat panjangnya perjalanan dari IT Pontianak menuju sejumlah lembaga penyalur.

‎Pertamina juga menambah personel pendukung di IT Pontianak serta menyiapkan AMT cadangan guna menjaga kelancaran operasional dan mencegah kelelahan kerja atau fatigue. Seluruh kegiatan distribusi dilaksanakan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, kesehatan kerja, dan perlindungan lingkungan.

‎“Penambahan armada, penyediaan suplai poin tambahan sementara di Tayan, penyediaan rest area, serta penguatan personel merupakan langkah terpadu untuk menjaga keandalan distribusi energi di Kalimantan Barat. Kami terus memantau pelaksanaannya agar penyaluran kepada masyarakat berjalan aman dan optimal,” tutup Edi.

‎Pertamina mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan peruntukannya. Apabila membutuhkan informasi atau menemukan kendala terkait produk dan pelayanan Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....