Kios Pangan Promax Siapkan 5 Ton Beras untuk Belanja Online
- 31 Agt 2026 23:27 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat menyiapkan sekitar lima ton beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat melalui layanan Kios Pangan Mandiri Promax yang kini terintegrasi dengan aplikasi layanan pesan antar Kite Antar.
Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat, Doni Saiful Bahri, mengatakan layanan tersebut diluncurkan sebagai upaya mempermudah masyarakat memperoleh kebutuhan pangan tanpa harus datang langsung ke kios.
Menurut Doni, Kios Pangan Mandiri Promax merupakan singkatan dari Proaktif Maksimal yang dikembangkan melalui kolaborasi dengan vendor layanan delivery service Kite Antar.
Dengan layanan tersebut, masyarakat cukup mengunduh aplikasi Kite Antar untuk berbelanja berbagai kebutuhan pokok dari rumah.
“Jadi masyarakat tidak perlu datang ke kios kami. Cukup dengan mengunduh aplikasi Kite Antar tersebut, masyarakat sudah bisa berbelanja,” kata Doni, Senin, 31 Agustus 2026.
Sejumlah komoditas pangan tersedia dalam layanan tersebut, mulai dari beras premium, beras SPHP, beras lokal Kalimantan Barat, minyak goreng, telur hingga daging ayam beku.
Untuk menjamin ketersediaan pangan, Dinas Ketahanan Pangan Kalbar menyiapkan stok awal sekitar lima ton beras.
Stok tersebut terdiri atas sekitar 500 kilogram beras premium, 2,5 ton beras SPHP dan sekitar 2,5 ton beras lokal Kalimantan Barat.
Selain beras, tersedia pula sekitar 500 kilogram gula dan sekitar 700 liter minyak goreng untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Doni mengatakan layanan belanja pangan secara daring menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat, terutama di tengah kondisi kabut asap yang masih memengaruhi aktivitas di luar ruangan.
Masyarakat diharapkan dapat mengurangi aktivitas yang tidak mendesak di luar rumah dengan memanfaatkan layanan digital untuk memperoleh kebutuhan pokok.
“Cukup dengan memanfaatkan aplikasi ini, masyarakat sudah bisa berbelanja kebutuhan pokok dari rumah secara efektif,” ujarnya.
Peluncuran layanan tersebut juga dilakukan bersamaan dengan program Golink atau Gerakan Pangan Murah keliling. Namun, untuk sementara pelayanan dipusatkan di Kios Pangan Mandiri Promax.
Kebijakan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan kualitas udara yang dinilai belum kondusif untuk aktivitas pelayanan di luar ruangan.
Melalui kolaborasi dengan layanan pesan antar, Dinas Ketahanan Pangan Kalbar berharap akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok semakin mudah, sekaligus mendukung sistem distribusi pangan yang lebih efektif dan adaptif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....